Lesbian Bertobat | Melissa Fryrear

“Pada umur 16 tahun, Melissa Fryrear menjalani hubungan lesbian untuk pertama kalinya. Kemudian pada saat Melissa Fryrear menjalani masa perkuliahan di perguruan tinggi, dia menjalani kehidupan sebagai seorang lesbian. Selama 10 tahun Melissa Fryrear menjalani kehidupan seorang lesbian dari satu pasangan ke pasangan berikutnya. ” Jelas Melissa. “Saya mengalami suatu hubungan sesama jenis dan hubungan itu tidak langgeng. Saya hampir setiap hari meminum alkohol. Pada akhir minggu saya mengkonsumsi obat-obat-an.” Tambah Melissa.

  • Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1 Korintus 10:13).

Tantangan yang dihadapi oleh manusia itu bermacam-macam dari kendala psikologis sampai kondisi fisik atau keduanya. Kendala atau masalah yang dihadapi manusia itu sejujurnya dikatakan masih dalam kondisi bisa diatasi. Konteks bisa diatasi ini mengandung arti bahwa itu semua masih didalam jangkauan kemampuan manusia, tinggal bagaimana manusia itu melakukan suatu strategi didalam menuntaskan tantangannya. Semasa kita mau merubah diri dengan mau membuka hati menerima uluran tangan Tuhan, maka bisa dipastikan banyak perubahan yang bisa kita alami untuk menjadi manusia yang benar dimata Tuhan – semua ini adalah proses yang relatif bagi tiap-tiap manusia – ada yang memakan waktu panjang atau relatif pendek. Demikian juga dengan pergumulan yang dialami oleh Melissa Fryrear.

Shalom, begini kisahnya :

12_Ex lesbian Melissa Fryrear_internet_KSB_JPG

Melissa Fryrear tidak bisa bergaul dengan normal dengan teman-teman dia semasa disekolah.

Melissa Fryrear : “Saya tidak memiliki rasa suka terhadap pria muda. Saya malahan menyadari bahwa saya memiliki rasa suka kepada perempuan.”

Melissa Fryrear menjelaskan bahwa ada trauma kejadian masa lalu didalam kehidupannya sehingga menyebabkan dia merasa bingung dengan kecenderungan seksualitasnya.

Melissa Fryrear : “Saya telah mengalami suatu kejadian tindakan pelecehan seksual oleh seorang pria diluar kerabat keluarga. Dan hal itu mempengaruhi identitas psikologi seksualitas didalam diriku. Oleh karena itu saya berpikir bahwa adalah suatu hal yang tidak baik untuk menjadi seorang wanita, dan juga adanya ketidak-beruntungan menjadi seorang wanita, karena dapat disakiti oleh pria.”

Pada umur 16 tahun, Melissa Fryrear menjalani hubungan lesbian untuk pertama kalinya. Kemudian pada saat Melissa Fryrear menjalani masa perkuliahan di perguruan tinggi, dia menjalani kehidupan sebagai seorang lesbian. Selama 10 tahun Melissa Fryrear menjalani kehidupan seorang lesbian dari satu pasangan ke pasangan berikutnya. Kehidupannya berantakan.

Melissa Fryrear : “Saya mengalami suatu hubungan sesama jenis dan hubungan itu tidak langgeng. Saya hampir setiap hari meminum alkohol. Kemudian pada akhir minggu saya mengkonsumsi obat-obat-an. Saya mengalami ketidakstabilan emosi. Saya juga mengalami kelebihan berat badan. Saya waktu itu adalah seorang yang tidak sehat. Dan kehidupanku semakin lama semakin tidak bisa dikendalikan.”

Pasangan lesbian Melissa Fryrear merasa ketakutan dengan kelakukan dia, dimana Melissa Fryrear sering berteriak-teriak, memukul-mukul dinding dan melempar barang-barang. Akhirnya Melissa Fryrear merasa tidak mampu lagi. Kemudian Melissa Fryrear berencana untuk pergi ke gereja untuk mendapatkan pertolongan. Akan tetapi dia merasa tidak bisa diterima dikalangan gereja.

Melissa Fryrear : “Saya pikir didalam sekilas pandangan, bahwa … dari apa yang saya ketahui dari keluarga, saudara dan kerabat … bahwa orang Kristen tidak menyukai seorang lesbian, gay, dll.”

Pemikiran Melissa Fryrear itu ternyata tidak benar. Boss Melissa Fryrear yang juga merupakan seorang Kristen memperlakukan Melissa Fryrear sangat berlawanan dengan perkiraan dia selama ini.

Melissa Fryrear : “Biil adalah seorang yang sangat lemah lembut kepada saya, ramah dan menghormati saya. Dan pada saat kita berdua bersama-sama bekerja pada suatu lingkungan kerja yang profesional selama bertahun-tahun akhirnya aku menyadari bahwa Bill memang tulus melakukan itu semua dan dapat dipercaya. Dia memang tulus memperlakukan aku sebagai manusia normal pada umumnya.”

Setelah menjalani banyak percakapan rohani dengan atasan dia, kemudian Melissa Fryrear mengajak teman lesbian untuk pergi ke gereja. Teman Melissa Fryrear itu mengatakan ya dan mau.

Melissa Fryrear : “Ada pasangan didalam gereja itu Dorse dan Lj yang benar-benar baik dan mengetahui kami. Mereka sangat baik dan perlakukan mereka begitu baik seperti merasa didalam pangkuan mereka.”

Dorse dan Lj mengajarkan Firman Tuhan kepada Melissa Fryrear, dan memperlihatkan kepadanya Cinta Tuhan. Dan suatu hari Melissa Fryrear merespon Cinta Tuhan ini.

Melissa Fryrear : “Pada saat itu saya sedang seorang diri di ranjang didalam kamarku, dan saat itu saya sedang duduk disisi ranjang dan mengucapkan perkataan halus kepada Tuhan : ‘Tuhan Yesus, maukah Engkau menyelamatkan diriku’. Kemudian Dia menjawab pertanyaanku pada sore hari itu. Dan ada sesuatu yang bertumbuh didalam hati yang tidak bisa dijelaskan.”

Teman lesbian Melissa Fryrear juga memberikan komitmen kepada Yesus. Dan hal itu membutuhkan waktu dalam memutuskan hubungan mereka yang kompleks.

Melissa Fryrear : “Kami secara emosional terhubung satu sama lainnya. Kami secara satu sama lain saling bergantung. Hal itu adalah suatu proses. Demikian juga didalam memutuskan hubungan didalam suatu komunitas lesbian dimana kami sering berkunjung. Dan sangat menakjubkan bagaimana Tuhan berperan didalam semuanya ini. Dimana dalam 3-4 bulan kemudian kami sudah bertobat meskipun masih berbagi kamar bersama dan tidur bersama. Dan sejalan dengan waktu kita merasakan bahwa hal ini tidaklah benar. Akhirnya kami menyadari bahwa hal ini adalah sesuatu yang tidak benar. Dan kami bisa berpisah. Dan dengan sopan Tuhan dapat memutuskan hubungan ini. Dan hal itu terjadi pada tahun 1994.”

Melissa Fryrear membutuhkan konselor didalam melakukan hal ini. Ada suatu misi penginjilan didalam membantu manusia memutuskan hubungan sesama jenis melalui kekuatan kasih Tuhan Yesus Kristus. Didalam wadah itulah Melissa mendapatkan pertumbuhan dalam bertumbuh dalam iman baru.

Melissa Fryrear : “Tuhan tolong sembuhkan luka didalam hatiku dan kemudian Dia mulai mengajarkan kepadaku wanita itu baik, feminitas itu bagus. Wanita itu sama kedudukan dengan pria.”

Selama bertahun-tahun Melissa Fryrear berfokus kepada keluarga. Kemudian dia melakukan perjalanan ke berbagai wilayah menawarkan bantuan kepada mereka yang masih hidup didalam hubungan sesama jenis.

Sumber :

Ex lesbian Melissa Fryrear testimony of Jesus Christ

Melissa Fryrear : “Ada suatu pemikiran memang terdapat suatu perubahan mengenai siapa aku dahulu dan siapa aku sekarang. Hal ini membuktikan suatu perubahan menjadi seseorang yang sangat berbeda, secara radikal menjadi individu yang berbeda dari sebelumnya. Ada banyak perubahan yang terjadi. Oh Tuhanku, bagaimana hal ini bisa terjadi. Bagaimana hal ini bisa terjadi. Tuhanku terima kasih telah membantu-ku mengalami perubahan ini, terima kasih banyak.”

—– Demikian Melissa mengakhiri kesaksiannya …

  • Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (2 Korintus 5:17).

Link untuk dibagikan : http://wp.me/p6mxNc-2a

Tetap mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tetap semangat menjalani kehidupan ini. Masa lalu sebagai pelajaran untuk melangkah ke masa depan penuh harapan. Proses menjadi manusia yang benar itu membutuhkan kerja keras , pengorbanan, cucuran air mata, ketabahan. Lepas dari itu semua mind set ( kerangka atau pola pikir ) kita harus diatas tantangan, jangan selevel atau dibawah tantangan. Katakan kita bisa mengatasi tantangan dengan bantuan Tuhan Yesus. Iman mengalahkan ketakutan.

Mari kita mendoakan satu sama lain supaya selalu semangat menjalani hidup ini. Tuhan Yesus Memberkati dan menguatkan. Amen.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s