Mantan Pemimpin Geng Papan Atas New York Bertobat – Nicky Cruz

“Dan saat saya menghajarnya, salah seorang teman berusaha menghentikan saya. Kemudian teman saya itu bilang, ‘Nick dia itu hamba Tuhan dan dia tidak terlibat apapun dengan kita.’ Saya bilang saya tidak peduli siapapun dia. Saat itu dia terlihat seperti seorang musuh bagi saya”  Kenang Nicky. “Saya mendengarkan doanya. Sejujurnya selama hidup saya, tidak pernah melihat seseorang berdoa seperti itu, dan ini terjadi didepanku, Itu adalah doa yang paling indah didalam hidup saya. Sedemikian bagusnya sehingga saya tidak bergerak sama sekali karena doanya.” Kata Nikcy.

  • Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (2 Korintus 5:17).

Gambar cover depan diambil dari : [1] http://id.cross.tv/62490 [2] http://www.youtube.com/channel/UCtP3cIdUrDJvP395kS87vBg [3] http://www.christiancinema.com/catalog/product_info.php?products_id=1117 [4] http://www.pastoralehulpverleningjongeren.nl/?page_id=1440 [5] http://www.christelijknieuws.nl/news/2158/Nicky-Cruz-bezoekt-Nederland

Kesaksian Nicky Cruz. Mantan pemimpin geng bertobat ikut Yesus Kristus. Incredible Testimony. Shalom, begini kisahnya :

Masa lalu Nicky

“Anda bisa mendapatkan kepuasan dengan seks. Anda bisa mendapatkan kepuasan dengan alkohol. Anda bisa mendapatkan kepuasan dengan semua jenis obat. Saya mendapatkan kepuasan dengan kebencian dan kekerasan. ”

Ketika Nicky Cruz muncul di jalanan, orang pasti memiliki alasan untuk lari dan bersembunyi. Dia tidak hanya pemimpin Maus Mau terkenal – geng yang terkenal ganas di New York City – Nicky adalah binatang.

“New York adalah hutan. Hukum rimba … Anda berperilaku seperti binatang, “kenang Nicky Cruz. “Binatang tidak tahu perbedaan antara benar dan salah. Hewan harus membunuh hewan lain untuk bertahan hidup. ”

Nyeri dan kekerasan bukanlah sesuatu yang baru untuk Nicky. Dia dibesarkan di sebuah kawasan terburuk di San Juan, Puerto Rico. Orang tuanya adalah dukun yang mempraktekkan ilmu sihir. Sejak kecil dia mengalami penderitaan karena orang tuanya secara brutal menyiksanya.  Ayah Nicky sering melempar dia ke dalam sebuah ruangan yang berisi burung merpati.

“Dia menempatkan saya di sana dalam keadaan telanjang, dan saya sering berteriak,” kata Nicky. “Para merpati itu mengalami ketakutan, dan mereka akan mencakar seluruh tubuhku.”

Dan ibu Nicky?

“Dia sering sekali memukul saya sehingga saya tidak sadar berulang-ulang kali, jujur, jika saya ambil pisau dan saya menusuk ke dalam, saya tidak merasakan sakit lagi.” Dia memanggil saya, “Anak Setan”.

11_Kesaksian Nicky Cruz_internet_KSB_JPG

Itu bukan hanya karena mereka kejam … Mereka kerasukan!

“Saya tahu bahwa saya ditanam ke dalam rahim seorang penyihir,” kata Nicky.

Pemanggilan arwah, ritual setan , pengorbanan hewan … semuanya adalah bagian yang normal dari kehidupan orangtuanya.

“Saya melihat ibuku dirasuk oleh iblis berkali-kali,” kenang Nicky. “Ibu saya harus makan segalanya ketika dia berada di bawah pengaruh Setan. Begitu pula ayah saya. Semua pengorbanan hewan, semua darah, semua darah yang dibagi dan bau itu begitu menjijikkan dan semangat yang digunakan untuk mewujudkan. Itu menakutkan. ”

Jadi ketika ia muncul di jalan-jalan di New York, Nicky adalah pria yang keras yang kosong oleh dan penuh kebencian. Nicky bergabung dengan geng jalanan yang ditakuti, Mau Mau dan dalam usia terbilang muda dia sudah menjadi “war lord”, kepala geng. Bergabung dengan anggota geng membuat hidupnya makin brutal.

“Saya ingin lakukan kepada orang lain apa yang ibu saya lakukan untuk saya,” kata Nicky. “Dulu saya merasa baik ketika saya menyakiti beberapa orang.”

Tapi ketika dia berada sendirian di apartemen kecil, dia merasa gelisah.

“Secara pribadi, Ketika saya sendirian, kesepian menjadi seperti wanita menggoda yang merangkak di dalam dadaku dan memakan saya. Saya ada di sana bergumul dan berkelahi, saya merasa sangat kehilangan. Kebanyakan Anda dapat hidup dengan cara saya hidup adalah 20 tahun. Saya sudah 19. Satu tahun lagi, saya akan mati. ”

Hanya dua orang yang melihat kondisinya menyedihkan hati Nicky. Salah satunya adalah seorang psikolog.

“Dia mengatakan kepada saya sekitar lima kali. “Ada sisi gelap dalam hidup Anda yang tak dapat ditembusi. Nicky, Anda berjalan langsung ke penjara, kursi listrik, dan neraka. Tidak ada harapan. ‘”

Yang lainnya adalah seorang pendeta bernama David Wilkerson. Dia mempertaruhkan nyawanya untuk memberitahu Nicky bahwa ada harapan untuknya.

“Saya mendengar suaranya: ‘. Allah memiliki kekuatan untuk mengubah hidup Anda’ Saya mulai mengutuk keras,” kata Nicky. “Saya meludahi wajahnya, dan saya memukulnya. Saya katakan kepadanya, ‘Saya tidak percaya pada apa yang Anda katakan dan Anda harus keluar dari sini.’ ”

Nicky tidak pernah berharap apa yang pendeta Wilkerson katakan selanjutnya.

Wilkerson menjawab, “Anda bisa memotong saya menjadi 1000 bagian dan meletakkannya di jalan. Setiap bagian itu akan tetap mengasihimu. ”

Nicky bilang, “Itu merusak. Baik [kerusakan] di otak saya dan dalam hati saya. Saya mulai mempertanyakan, dan selama dua minggu saya tidak bisa tidur berpikir tentang cinta. ”

Nicky dan gengnya muncul di salah satu kebaktian yang diadakan oleh Pendeta Wilkerson. Awalnya Nicky ingin memberikan “pelajaran”, kepada Pendeta Wilkerson yang begitu gigih untuk membawanya kepada Kristus. Tetapi justru hal yang tidak disangka terjadi. Sebelum Pendeta Wilkerson berkhotbah, ia meminta Mau-Mau untuk bertugas memngumpulkan persembahan. Nicky melompat berdiri dan memimpin sekelompok geng melalui kerumunan orang-orang dan menuntut mereka untuk memberikan uang.

Nick pergi ke belakang panggung, di situ dia melihat pintu keluar, tetapi dikejutkan oleh kenyataan bahwa seseorang benar-benar percaya padanya. Dia memberikan uang kepada Wilkerson di atas panggung. Saat Pendeta Wilkerson melakukan panggilan altar, satu demi satu, mereka memberikan hidup mereka kepada Kristus. Penyaliban itu – kematian Yesus di kayu salib – yang meraih Nicky.

“Saya tercekik dengan rasa sakit, dan mata saya berjuang dan air mata menjadi turun dan lebih banyak air mata dan saya berjuang dan kemudian saya menyerah,” kata Nicky. “Saya membiarkan Yesus memeluk saya, dan saya biarkan kepalaku beristirahat di dada-Nya. Saya bilang saya minta maaf. Maafkan aku, dan untuk pertama kalinya, saya mengatakan kepada seseorang bahwa saya mengasihimu . ”

Kasih yang Nicky dapatkan mengubah hidupnya secara radikal. “Ketika saya membuka mata, saya punya hati yang baru. Saya sudah dilahirkan kembali. Saya anak Tuhan. ”

Keesokan harinya Cruz dan beberapa anggota geng yang telah bertobat pergi menghadap polisi dan menyerahkan semua senjata mereka, batu bata, pistol dan pisau mereka. Hal ini mengejutkan para petugas polisi di stasiun.

Nicky meninggalkan gengnya. Dia mendaftar di sekolah Alkitab dan bertemu Gloria. Keduanya menikah dan pindah kembali ke New York City di mana mereka menjalankan pelayanan “Tantangan Remaja,” sebuah program untuk membantu remaja bermasalah. Sejak itu, Nicky telah mengangkat empat anak perempuan dan di seluruh dunia melayani sebagai seorang penginjil dan pemimpin Nicky Ministries Cruz.

“Saya adalah manusia yang paling bahagia menjadi karena saya telah mencapai ribuan sampai jutaan orang yang telah datang kepada Yesus melalui pesan saya,” kata Nicky. “Namun keberhasilan terbesar dalam hidup saya adalah ketika saya membawa ibu saya kepada Yesus dan ayah saya dan kakak saya.”

Nicky memilih untuk memaafkan orang tuanya, dan ia meminta mereka untuk memaafkannya. Nicky menulis tentang hal ini di “Soul Obsession,” bukunya yang terbaru.

“Ketika pengampunan sejati datang dan keluar dari Anda, awan gelap akan lenyap,” kata Nicky. “Anda memiliki akses langsung ke hati Kristus.”

“Binatang” yang penuh kebencian itu, hari ini, menjelma menjadi pecinta jiwa. Sekarang jika Anda bertemu Nicky Cruz di jalanan, Anda mungkin tidak akan lari dari dia. Anda akan lari ke dia, dan inilah apa yang mungkin dikatakannya:

“Anda dapat mengubah semua ini rasa sakit yang mendalam, sakit hati, dan penolakan dan melakukan apa yang saya lakukan. Berikan kepada Kristus. Anda akan lebih bahagia dengan hidup Anda!

Berikut ini adalah kesaksian Nikcy Cruz dihadapan banyak orang, diperkirakan ribuan orang, saya tidak tahu dimana, akan tetapi ini adalah suatu kesaksian yang luar biasa dari seorang preman papan atas kota New York. Praise Jesus Christ.

Begini isi kesaksian Nicky dihadapan ribuan orang

Saya sedang berdiri di blok sambil membawa senjata api, dan mengawasi jalanan. Kemudian orang ini (Pastor David Wilkerson) menawarkan kepadaku sebuah Alkitab. Dan ketika orang ini membuka Alkitab, orang ini kemudian mulai berkotbah tentang Tuhan. Pastor ini berkata bahwa Tuhan mempunyai kuasa untuk mengubah tujuan hidup umat manusia. Tuhan ingin manusia menjadi senang. Ketika pastor ini berkata demikian, saya menjadi sangat kesal. Kemudian saya keluar dari kerumunan dan berkata ‘kamu, diam.’ Kemudian saya mengatakan kepada dia supaya tidak bersuara lagi, saya mengancam dia kalau bersuara lagi maka saya akan membunuhnya. Kemudian saya katakan bahwa disini bukan Tuhan yang berkuasa, disini preman yang berkuasa, disini laki-laki yang berkuasa. Dan saya katakan bahwa tidak ada kekuatan apapun termasuk dari Tuhan yang dapat mengubah hal ini. Hanya yang kuat yang bisa berkuasa disini, sedangkan yang lemah akan mati atau tersingkirkan. Kemudian saya bilang kepada orang ini ‘keluar dari tempat ini dan jangan pernah kembali lagi.’

Kemudian saya bilang kepada teman-teman geng saya ‘jangan dengarkan perkataan orang ini, orang ini terlalu fanatik, aneh, dan orang ini adalah seorang komunis.’ Padahal waktu itu saya tidak tahu apa itu komunis dan saya dengan percaya diri mengatakan hal itu. Kemudian saya bilang kepada teman-teman geng saya : ‘Kalian mau bersenang-senang ? Saya akan berikan kesenangan itu kepada kalian. Mari kita ke lantai bawah (basement) dan mari kita bersenang-senang dengan menghisap ganja, marijuana, minum anggur, minum pil dan melakukan dansa, main perempuan, dan kamu semua akan merasa senang daripada mendengarkan ocehan orang ini. Karena orang ini adalah seorang yang gila.’ Kemudian saya mengajak teman-teman saya untuk menuju basement, kemudian kami memainkan suatu musik.

Lima belas menit kemudian, datanglah pastor David Wilkerson tanpa permisi, is masuk begitu saja. Kemudian kata-kata pertama yang diucapkan-nya adalah ‘Dimana Nicky ?’, seolah dia sudah mengenal aku sejak lama. Seorang anak buah saya kemudian menyalakan lilin dan menunjukkan tempat saya berdiri. Saya meletakkan pistol saya dan berkata ‘Apa yang kamu inginkan ?’. Kemudian David mengatakan ‘Saya ingin menjadi teman kamu.’ Kemudian saya bilang ‘Saya tidak ingin menjadi teman kamu.’ Kemudian David mendekati saya. Saya dengan cepat bilang ‘Kau tetap disitu dan jangan bergerak. Kalau kamu mencoba untuk melangkah sedikit saja, akan aku tembak kepalamu.’ Kemudian David terdiam beberapa saat, namun dia tidak berhenti. David Wilkerson saat itu adalah seorang yang kurus. Tetap saja dia berjalan mendekati aku, kemudian dia mengatakan ‘Ayo, Nikcy, jabat tanganku’. Kemudian saya berpaling dan menghajar dia. Saya remas jaketnya dan saya ludahi mukanya. Dan saat itu juga saya dorong dia ke tembok dan saya caci maki dia dengan sumpah serapah. Dan saat saya menghajarnya salah seorang teman berusaha menghentikan saya. Kemudian teman saya itu bilang, ‘Nick dia itu hamba Tuhan dan dia tidak terlibat apapun dengan kita.’ Saya bilang saya tidak peduli siapapun dia. Saat itu dia terlihat seperti seorang musuh bagi saya. Saya berbalik dan melangkah keluar. Dan saat saya keluar, Wilkerson memanggil nama saya dan berkata : ‘Nick, tunggu dulu.’ Kemudian David mengatakan ‘Sebelum kamu meninggalkan tempat ini saya ingin menyampaikan sesuatu.’ Kemudian saya bertanya ‘Apa yang ingin kamu katakan ?’. Dia mengatakan ‘Jesus Love You.’ Ketika David menumpangkan tangan diatas kepalaku, dia menangis. David saat menumpangkan tangan diatas kepalaku tidak mengatakan sesuatu katapun selain menangis … menangis dan menangis.

Saya mendengarkan doanya. Sejujurnya selama hidup saya, tidak pernah melihat seseorang berdoa seperti itu, dan ini terjadi didepanku, Itu adalah doa yang paling indah didalam hidup saya. Sedemikian bagusnya sehingga saya tidak bergerak sama sekali karena doanya.

Doa David Wilkerson begini : ‘Oh Tuhan, selama dua minggu saya telah berdoa untuk Nicky, dan setiap malam saya memohon, berdoa dan berpikir supaya Vicky tidak terbunuh. Supaya dia bisa mendengarkan Injil dan dia bisa datang ke salib Kristus. Dan hanya melalui salib Kristus inilah saya berdoa untuknya. Oh Tuhan, pada saat ini, inilah saatnya. Tidak ada kekuatan manusia, tidak ada siapapun yang dapat mengubah Vicky, tidak ada sulap, tidak ada magic/sihir. Oh Tuhan pada saat ini saya minta kepada-Mu untuk turun dan menyentuh hidup Vicky, kecuali ada keajaiban keluar dari kegelapan. Biarkan dia tahu, sebagaimana yang saya katakan kepadanya, bahwa Engkau peduli dan mengasihinya. Disinilah, dan saya percaya Engkau dapat melakukan mujizat’. Ketika saya mendengar orang ini berdoa sedemikian rupa, dengan hati yang hancur, saya dengar, saya dengar detak jantungnya. Saya dengar dengan detakannya yang begitu kuat. Dan pada saat itu saya merasa bingung dan pada saat itu saya ingin menangis. Namun saya menahannya karena gengsi, saya tidak boleh menangis, karena saya pernah berjanji kepada diri saya sendiri untuk tidak pernah menangis lagi. Terakhir saya menangis kira-kira pada usia 8 tahun.

Pada saat itu saya lepaskan tangannya, saya dorong dia (David), dan saya berkata kepadanya ‘Enyahlah dariku !’ Saya benar-benar bingung pada saat itu dan disaat yang sama saya berkata kepada geng saya : ‘Ayo pergi dari sini !’ Saya kemudian berkata kepada geng saya ‘Ayo bubar, disini bukan tempat kita.’ Dan saat saya berbalik, saya melihat mujizat terhebat yang benar-benar membuat saya tersentuh. Pada saat saya berbalik, dan menyuruh geng saya untuk bubar, ada seorang sahabat saya bernama Willy. Saat saya melihat Willy, saya lihat Willy berlutut di lantai, dia menangis-menangis dan menangis tanpa henti. Saya ingat waktu itu teman saya Willy ingin mengatakan sesuatu kepadaku, tetapi dia hanya bisa mengatakan ‘Yesus … Yesus … Yesus …’ Kemudian berkali-kali dia bilang ‘Yesus, tolong saya.’ Dia mengatakan itu dengan memukul-mukul dadanya. orang ini menangis, tangisnya meratap. Padahal si Willy ini adalah seorang begundal, penjahat, orang yang paling jagoan didalam geng saya yang bernama geng ‘mau mau’ (‘mau mau’ adalah nama geng Nicky Cruz).

Kemudian saya bertanya kepada ‘Israel’, nama julukan Willy, karena saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Kemudian saya goncang-goncang si Willy ini sambil bertanya ‘Apa yang terjadi dengan dirimu ?’. Dia terlihat begitu hancur hatinya dan hanya mengatakan ‘Nicky, saya menyerahkan hidup saya kepada Yesus.’ Dan pada saat itu saya mengatakan ‘Oh Tuhan, apakah Engkau juga mengasihi aku. Karena orang ini (David) mengatakan bahwa Engkau mencintai aku, maka saya begitu bingung. Saya benar-benar bingung sampai-sampai saya tidak bisa membedakan siang dan malam, musim panas dan musim dingin. Saya merasa tersesat dan saya tidak dapat berpikir lurus. Saya kehilangan perasaan dan identitas, entahlah … Saya tidak dapat mempercayai realitas yang begitu jauh dari saya. Namun jika Engkau benar-benar mengasihi aku seperti yang orang ini (David) katakan maka datanglah dan tolonglah saya.’ Saya mengatakan demikian selama 10 menit sambil berlutut disana. Saya merasakan sesuatu yang paling indah, perasaan yang paling indah didalam hidup saya. Saya merasakan seperti ada beban berat yang dilepaskan dari saya, benar-benar terlepas. Kemudian saya mulai menagis, tertawa-tawa dan menagis lagi. Lalu saya mengatakan kepada David Wilkerson “saya tahu sekarang bahwa Yesus memang mengasihi saya, karena saya bisa merasakannya. Saya tahu Dia ada didalam dini – didalam hati saya.” Hanya itulah yang bisa saya katakan ‘Saya bisa disini karena kasih karunia Tuhan Yesus.’ Yesus itu indah dan Dia bisa mengubah diri saudara/i, jika saudara/i mengundang Yesus didalam hidup saudara/i.

Sumber :

KESAKSIAN PERTOBATAN NICKY CRUZ ( Indonesian subtitle )

kesaksian pertobatan Nicky Cruz ( with Indonesian Subtitle )

Run baby run – the lifestory of Nicky Cruz -Part 1:

Run baby run – the lifestory of Nicky Cruz -Part 2:

Run baby run – the lifestory of Nicky Cruz -Part 3:

Mari kita berdoa : ‘Sekarang, sekarang adalah waktunya ya Yesus untuk menghampiri Jemaat-Mu. Pada saat ini, nyatakanlah hadirat-Mu Tuhan Yesus dengan segala perkara mereka, dengan segala permasalahan mereka, lawatlah mereka, lawatlah masing-masing pribadi. Oh Tuhan, saya datang membawa beban permasalahan kami, beban dosa kami dan lepaskanlah semua itu sehingga kami menjadi bebas. Bebas seperti burung yang terbang di langit biru. Oh Tuhan … penuhi tempat ini dengan keindahan Yesus, dengan cinta-Mu yang sempurna, sehingga semua manusia dapat merasakannya. Penuhilah dengan pengampunan-Mu Tuhan, sehingga tidak ada seorangpun yang meninggalkan tempat ini dalam kesepian, kesedihan, ketakutan, merasa tidak aman. Turunlah kepada orang-orang ini, ya Roh Kudus dan bawa mereka kepada Yesus… kepada Yesus.’ ….. Amen.’ – Demikian Nicky berdoa didepan banyak orang.

Kisah hidup dan pertobatannya ditulisnya dalam sebuah buku “Run Baby Run”, dan difilmkan dengan judul “The Cross and The Switch Blade”, dengan Erik Estrada sebagai Nick dan Pat Boone sebagai Pendeta David Wilkerson.

—– Demikian dengan cara ajaib Tuhan mengubah hidup Nicky …

  • Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16).

Link untuk dibagikan : http://wp.me/p6mxNc-23

Salam Kasih dan Persahabatan. Tetapi semangat dan bersuka-cita didalam menjalani kehidupan ini. Tetap saling mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Maju terus bersama Tuhan Yesus meskipun banyak tantangan silih berganti didepan kita. Tuhan Yesus memberkati dan menguatkan kita semuanya. Amen.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s