Anak Ustadz Maroko Jadi Penginjil – Rashid (ex-Muslim)

Ini adalah seri kisah seseorang yang dahulunya percaya kepada keyakinan lamanya. Kemudian dikarenakan Tuhan Yesus mempunyai cara yang tidak terduga (mendengar Firman Tuhan dari radio) untuk membawa dia kepada Iman baru. “Aku belajar menghafal setiap pelafalan doa-doa dan semua ibadah sholat sejak usia 4 tahun. Seperti anak Muslim lainnya, akupun menghormati Islam. Aku juga mencintai ayahku dan aku diharapkan akan menggantikan kesuksesannya, tapi aku tidak mewujudkan keinginan mereka sebab Tuhan berkehendak lain.”

  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6).

Kesaksian Rashid dari Maroko. Percaya Yesus Kristus sebagai Mesias lewat Radio. Shalom, begini kisahnya :

Nama saya Rashid, berasal dari Maroko. Aku dahulu adalah seorang muslim di Maroko selama 19 tahun. Aku meinggalkan islam dan memeluk kristen di tahun 1990 dan hidup secara rahasia sebagai orang yang percaya kepada Kristus sejak tahun 1990 sampai 2005.

Aku melakukan banyak kegiatan yang berhubungan dengan komunitas Alkitab, seperti menyebarkan Alkitab di Maroko, dan juga menterjemahkan Quran kedalam bahasa daerah Maroko.

Sekarang aku bekerja di bidang media. Dan aku membuat film untuk orang-orang Timur Tengah dan Afrika, dan mencoba menerangkan kepada mereka perbedaan antara Kristen dan Islam. Sampai sekarang kami telah membuat lebih dari 77 buah film live, setiap episode berdurasi 1.5 jam, juga 55 buah film rekaman, dan semuanya memperbandingkan antara Islam dan Kristen.

Aku dibesarkan di keluarga Muslim yang sangat kolot dan konservatif. Ayahku adalah seorang imam, dan sampai sekarang masih bekerja sebagai imam di masjid. Dan kakekku juga adalah seorang imam, begitu juga dengan pamanku. Jadi keluarga kami adalah keluarga yang sangat taat dalam beribadah dalam Islam. Sejak usia 6 tahun aku telah hafal 1/6 isi Quran. Aku sudah mulai mengunjungi masjid sejak usia 4 tahun.

Aku belajar menghafal setiap pelafalan doa-doa dan semua ibadah sholat sejak usia 4 tahun. Seperti anak Muslim lainnya, akupun menghormati Islam. Aku juga mencintai ayahku dan aku diharapkan akan menggantikan kesuksesannya, tapi aku tidak mewujudkan keinginan mereka sebab Tuhan berkehendak lain.

Suatu hari aku mendengar tentang Yesus Kristus dari Radio dan aku mulai surat menyurat selama 4 tahun yang akhirnya membawaku menerima Yesus didalam hidupku.

Islam tetap sama sejak 1400 tahun yang lalu sampai hari ini, secara teks. Kita bicara mengenai teks. Orang-orang berbicara mengenai Islam moderat, politik Islam, fanatik Islam, dan berbagai nama Islam yang berbeda. Tapi dulu sewaktu aku masih kecil, aku tidak pernah mendengar perbedaan seperti itu.

Ayahku tidak pernah memberitahuku bahwa ada jenis-jenis Islam yang berbeda. Hanya ada satu Islam Contohnya seperti perbedaan antara Islam Sunni dan Islam Syiah, tapi hal itu bukan perbedaan prinsip utama didalam Islam. Contohnya misalnya tentang Jihad. Jihad itu diakui di Islam Syiah, Islam Sunni, dan Islam lainnya.

Jadi tidak ada Islam moderat atau Islam fanatik. Islam akan tetap sama dan tidak akan berubah sebab kitab Islam tetap sama dan tidak pernah berubah. Teksnya sama dan tidak berubah. Selama 32 tahun aku hidup di Maroko, aku tidak pernah mendengar berbagai jenis Islam yang berbeda tersebut. Dinegara barat memang julukan berbagai Islam itu sering dibicarakan, tapi tidak demikian halnya dengan yang di Maroko.

Sebagai Muslim, kami biasa melihat negara-negara Barat sebagai wakil dari agama Kristen. Misalya di Maroko, kami melihat Perancis sebagai wakil dari agama Kristen, karena kami dulu dijajah Perancis. Banyak sekali umat Muslim, termasuk Muslim Maroko, yang melihat Amerika Serikat sebagai wakil dari agama Kristen. Apapun film atau berita dari barat Amerika yang mereka lihat di televisi, dianggap sebagai wujud dari agama Kristen.

Dahulu sewaktu aku baru belajar Injil, aku mengira Kristen itu mengajarkan umatNya untuk mabuk-mabukan minum anggur, seks bebas, bermain wanita seperti yang kami pikirkan mereka melakukan itu karena kami pikir ada didalam Injil. Karena hal itu kami lihat diberbagai film barat, dan kami berfikir itulah Kristen. Ayahku, keluargaku, masyarakatku, semuanya mendorong kami melihat budaya Barat sebagai budaya Kristen.

Sebagai Muslim, dan sebagian besar muslim dunia lainnya, kami melihat Islam sebagai perlawanan terhadap Kristen dan Yahudi. Umat muslim tidak pernah melihat sebagai pertentangan antar negara, antar perbedaan politik, tetapi sebagai perang Kristen melawan Islam. Kami sangat yakin akan teori konspirasi ini didalam darah kami. Kami percaya bahwa seluruh dunia menentang Islam. Mereka ingin menaklukkan kami dengan menggunakan politik karena merasa iri akan Islam sebagai agama yang besar. Begitulah pandangan umat Muslim terhadap dunia barat.

Umat Muslim selalu memandangnya dari sudut pandang agama. Kami tidak melihatnya dari segi politik atau lainnya. Kita memandangnya dari sudut pandang agama. Jadi apapun yang Amerika lakukan seperti di Iraq, Kami menganggap ini sebagai masalah agama. Apa yang Amerika lakukan di Afganistan karena Amerika benci akan Islam. Itulah sebabnya. Begitulah kacamata kami dalam menilai masalah dunia dan, ini benar demikian.

Aku berpendapat bahwa gereja-geereja di Amerika harus lebih banyak terlibat dengan dunia Islam. Apa yang aku lihat adalah gereja-gereja Amerika juga tertutup bagi dirinya sendiri, mereka tidak menjangkau Islam, bahkan di Amerika sendiri.

Aku telah melihat begitu banyak gereja-gereja Amerika yang tidak tahu apapun akan Islam. Mereka tidak mencoba mendekati umat Muslim, atau mencoba membangun jembatan antara mereka dengan Muslim, dan demikian juga yang dapat diterapkan ke dunia Muslim seperti dengan gereja-gereja di Timur Tengah dan Afrika. Gereja-gereja ini tidak mau menolong Islam untuk bebas dari kekangan Islam. Aku melihat Muslim sebagai korban dari Islam seperti yang terjadi pada keluargaku.

Aku melihat ayahku bukan teroris, dia juga bukan orang jahat, dia seperti orang pada umumnya. Tapi dia adalah korban dari agamanya sendiri. Para Muslim yang meledakkan diri mereka sendiri bukanlah orang-orang jahat, mereka hanya berpikir untuk menyenangkan hati Tuhan dengan apa yang mereka lakukan, mereka hanya ingin melakukan sesuatu yang baik bagi Tuhan dengan cara agamanya. Dengan begitu mereka adalah korban dan kita yang harus menolong mereka untuk keluar dari Islam.

Saya dan berbagai orang lainnya mencoba menawarkan pilihan kepada Muslim, seperti kekristenan yang merupakan alternatif yang sangat baik bagi dunia Muslim. Secara pribadi aku yakin bahwa kita tidak bisa meng-counter Islam dengan agama lain karena Islam adalah agama. Kita tidak bisa meng-counter agama hanya dengan agama lain.

Kita tunjukkan kepada Muslim perbandingan dan biarkan mereka memilihnya. Di dunia Islam, umat Muslim tidak mempunyai kebebasan beragama, mereka bahkan tidak punya kebebasan untuk berpikir. Umat Islam dilarang untuk mempertanyakan Islam, Muslim tidak berani bertanya tentang Muhammad dan Quran, karena sikap seperti ini bisa dianggap sebagai melawan.

Dengan demikian, kami mencoba mengajak umat Muslim untuk berani bertanya dalam menilai Islam dan gereja di Amerika harus membantu tercapainya proses berpikir seperti ini. Mereka juga sebaiknya membantu umat Kristen lokal Maroko, Yordania, bahkan di Saudi Arabia juga, dimana terdapat perkumpulan rahasia umat Kristen. Begitu juga di Kuwait, dan berbagai negara Arab lainnya. Berikan mereka fasilitas, peralatan, atau apapun agar mereka bisa membantu menyadarkan saudara-saudara mereka yang Muslim dinegaranya. Aku yakin kita harus bergabung menjadi satu kekuatan dan bekerja sama, karena tiada seorangpun yang bisa memecahkan masalah seorangdiri saja. Karena itulah, kami butuh kalian semua untuk menolong kami.

Kalian perlu melibatkan diri secara sangat aktif untuk mencapai masyarakat Muslim. Tugas ini berat sekali sehingga tidak ada seorangpun yang bisa melakukan seorang diri saja. Karena itulah aku meminta kalian untuk melibatkan diri aktif untuk menolong kami, memampukan kami dan mengambil bagian dengan apa yang terjadi di dunia Muslim hari ini. Sepuluh tahun yang lalu, kita tidak pernah mendengar adanya Islam murtad. Tetapi sekarang kita mendengar ribuan, bahkan jutaan Muslim murtad di Mesir. Sekarang terdapat lebih dari dua juta Muslim murtad dan memeluk Kristen disana.

Dan hal ini tidak akan terjadi jika orang-orang tidak bekerja sama untuk menggapai umat Muslim di Mesir contohnya. Karena itulah, kami mengajak kalian untuk ikut serta dalam usaha kami di dunia Muslim. Aku melakukan semua ini dari seluruh hatiku.

Setiap kali aku duduk berhadapan dengan kamera, aku membayangkan sedang berbicara dengan ayahku, ibuku, saudara laki dan perempuanku. Dan ketika aku berdoa untuk mereka dan memikirkannya, dan berpikir tentang diriku, jika aku dulu tidak punya kesempatan untuk mendengarkan Yesus Kristus dari radio, mungkin aku tidak disini saat ini, mungkin aku sudah menjadi teroris yang mem-bom dirinya sendiri, karena aku menyukai Tuhan dan ingin menyenangkan hati Tuhan.

Sumber :

Kesaksian Rashid – Mengenal Yesus Kristus lewat Radio – Youtube

http://www.helpingpeacefulmuslims.com

Aku melihat jalan ini, dan aku selalu berdoa untuk keluargaku dan mencoba untuk merangkul masyarakat Muslim-ku sendiri dengan setulus hati. Sukar bagiku untuk melihat mereka menjadi korban dari Islam. Aku ingin kalian mengerti apa yang kurasakan terhadap masyarakatku. Aku ingin menolong mereka. Aku harap kalian bersedia menolongku untuk menolong mereka keluar dari penderitaan mereka.

Mereka tidak punya pilihan lain, mereka tidak berpikir bahwa mereka itu salah. Kita harus tunjukkan kepada mereka bahwa mereka itu salah dengan cara menghargai, mengasihi, dan juga penuh keberanian. Kita tidak merubah fakta, dan tidak mengatakan kebohongan kepada mereka, tapi kita berikan fakta dengan sikap hormat tetapi berani.

Sekarang Rashid menjadi pembawa acara di stasiun televisi Kristen di Maroko.

—– Demikian Rashid mengakhiri kesaksiannya …

  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6).

Link untuk dibagikan : http://wp.me/p6mxNc-4o

Salam kasih dan perdamaian, Tetap mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Selalu mengedepankan Iman dan Firman. Tetap semangat menjalani hidup ini. Berusahalah menjadi manusia yang berguna bagi lingkungan di sekitar kita. Berusaha untuk maju didalam memperbaiki kekurangan kita. Apapun keadaan kita selalu focus kepada pribadi Yesus Kristus, sekarang dan selamanya. Tuhan Yesus membekati. Salam semangat. Amen.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s