ex-Muslim jadi Pendeta Malah Teraniaya | Massoud Fouroozandeh

Perjalanan Pastor ini mengenal Kekristenan ketika ibunya, yang juga seorang Kristen, memberikan dirinya sebuah Alkitab. Hal ini membuat Massoud Fouroozandeh menjadi marah. “Pada saat saya mulai balajar Alkitab, saya bisa melihat gambaran Tuhan, yaitu Allah. Dan gambaran Tuhan didalam Al-Quran dan Alkitab itu sangat berbeda. Tuhan didalam Alkitab bagiku adalah Tuhan yang kasih. Kasih dan hukum/aturan itu berbeda. Tuhan yang penuh kasih tidak mengasihi saudara karena saudara melakukan suatu yang special bagiNya, hanya karena Tuhan mencintai engkau. Dia adalah Tuhan dan Bapamu. Saya bisa merasakan itu. Hatiku tidak terpengaruh oleh Islam sekarang.” demikian kata Fouroozandeh.

Kesaksian Massoud Fouroozandeh – Dari Iran ke Denmark menjadi Pendeta. Shalom, begini kisahnya :

Di negera Denmark, sedikitnya sekitar 4 % dari seluruh penduduknya beragama Islam. Salah satu diantaranya, kemudian beralih keyakinan menjadi pengikut Tuhan Yesus dan menyebarkan Injil Yesus Kristus kepada mereka.

Tetapi perbuatan itu mengandung kontroversi yang harus dibayar.

Massoud Fouroozandeh lahir sebagai seorang Muslim di Iran. Pada tahun 1986 pada saat perang Iran-Irak pecah, Massoud Fouroozandeh, yang pada saat itu masih berumur 15 tahun, dipanggil untuk menjalani wajib militer. Massoud Fouroozandeh tidak menanggapi pangggilan itu, sebaliknya di melarikan diri melalui pegunungan Kurdis, dan akhirnya tinggal di Denmark dan kemudian mendirikan Mohabat, Church of Love, di Denmark..

Saat ini, Massoud adalah seorang Pastor pada suatu gereja yang bernama Church of Love, yang mana mempunyai tujuan menjangkau masyarakat Muslim negara Denmark. Pastor ini adalah pengarang dari sebuah buku yang berjudul : “The Forbidden Salvation.

Perjalanan Pastor ini mengenal Kekristenan ketika ibunya, yang juga seorang Kristen, memberikan dirinya sebuah Alkitab. Hal ini membuat Massoud Fouroozandeh menjadi marah dan tidak setuju dengan hal itu, tetapi sesuatu yang berbeda terjadi.

“Pada saat saya mulai balajar Alkitab, saya bisa melihat gambaran Tuhan, yaitu Allah. Dan gambaran Tuhan didalam Al-Quran dan Alkitab itu sangat berbeda. Tuhan didalam Alkitab bagiku adalah Tuhan yang kasih. Kasih dan hukum/aturan itu berbeda. Tuhan yang penuh kasih tidak mengasihi saudara karena saudara melakukan suatu yang special bagiNya, hanya karena Tuhan mencintai engkau. Dia adalah Tuhan dan Bapamu. Saya bisa merasakan itu. Hatiku tidak terpengaruh oleh Islam sekarang.” demikian kata Fouroozandeh.

77_Massoud Fouroozandeh_KSB_KECIL_JPG

“Saya menemukan Tuhan yang penuh kasih”, kata Fouroozandeh kepada CBN. “Our mission was to go out and tell everyone we knew about Christ,” he explained. – “Misi kami adalah untuk keluar dan mengabarkan kepada semua orang mengenai Yesus Kristus,” kata Fouroozandeh.

Dan karena kesuksesan itulah membuat sebagian orang Muslim di Denmark sangat marah. Media Denmark telah melaporkan bagaimana Pastor Fouroozandeh telah diancam oleh (sebagian) Muslim Denmark, mencakup kerusakan mobil dan kerusakan-kerusakan lainnya.

But he said this opposition and persecution is exactly what the church in Denmark has needed. Tetapi Fouroozandeh mengatakan bahwa perlawanan dan penindasan ini adalah yang diperlukan Gereja di negara Denmark saat ini.

“Kabar baiknya adalah sebelumnya gereja mati dan sekarang sedang bangkit kembali. Itu yang terjadi setelah selama 20 tahun lebih saya di Denmark.” kata Fouroozandeh.

Saat ini gereja Church of Love mempunyai pengikut di tiga kota berbeda, meskipun masih ada tantangan kekerasan.

Sumber :

Former Muslim Became a Pastor in Denmark. Many Muslims are Coming to the Lord!

http://www.cbn.com/cbnnews/world/2011/May/Frmr-Muslim-Danish-Church-Waking-to-Gospel-Call-/ — Fmr Muslim: Danish Church Waking to Gospel Call – By Dale Hurd – CBN NEWS – Friday, June 22, 2012.

http://www.wwj.org.nz/news/archive.php?id=511

http://www.massoud.dk/index.php?id=81010&lang=en

“Kami membangun kasih dan akan ada tantangan-tantangan dan Tuhan beserta kita.” Demikian kata Pastor Fouroozandeh mengakhiri kesaksiannya.

  • Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (2 Korintus 5:17).

Link untuk dibagikan : http://wp.me/p6mxNc-b2

Tetap semangat. Tetap saling mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan Yesus memberkati. Amen.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s