2 Mimpi mengenai keruntuhan | Two Dreams Of Coming Collapse

Saya berdoa kepada Tuhan selama beberapa hari dan bertanya kepada Tuhan Yesus akankah terjadi keruntuhan ekonomi dalam waktu dekat ini. Pada tanggal 24 November 2012, saya menerima mimpi ini. Saya melihat kedalam melalui lobang besar dimana seharusnya pintu itu berada dan saya bisa melihat kemewahan didalamnya. Saya begitu kuatir. Tempat itu benar-benar tidak terlindungi.

Copyright cover diambil dari :

http://kingworldnews.com/alarming-catalyst-for-the-coming-global-collapse-will-shock-the-world/

Saya berdoa kepada Tuhan selama beberapa hari dan bertanya kepada Tuhan Yesus akankah terjadi keruntuhan ekonomi dalam waktu dekat ini. Pada tanggal 24 November 2012, saya menerima mimpi ini.

Selama saya tidur saya mendengar suara yang gaduh. Ini jelas seperti suara palu yang jatuh. Saya tahu bahwa keruntuhan telah terjadi. I had a feeling of finality. Segera setelah palu itu jatuh, saya melihat seorang pria. Ia berjalan dengan cepat di sebuah sisi jalan dan membawa kotak berisi makanan bagi saya. Kemudian saya berpikir, ‘Bapa membawakan makanan bagi saya.’ Saya percaya bahwa ada seorang pria membawa makanan kepadaku selama keruntuhan ekonomi merupakan suatu lambang penyertaan Tuhan.

Kemudian saya melihat rumah saya. Sebuah dinding semen muncul dari sisi rumah sampai semen itu melingkupi seluruh rumah, dan akhirnya seutuhnya terlindungi oleh semen itu. Sekali lagi saya diberi petunjuk mengenai penyertaan dan perlindungan Tuhan. Setelah beberapa hari berdoa, saya diberi penglihatan didalam mimpi bahwa keruntuhan ekonomi sedang terjadi. Kemudian saya berdoa lagi pada malam berikutnya meminta penglihatan lagi sebagai konfirmasi atau penegasan.

Pada malam berikutnya, yaitu tanggal 25 November, saya menerima mimpi ini :

Didalam mimpi kedua ini saya berada didalam sebuah mobil. Saya mengendarai mobil itu menuju sebuah gedung berwarna putih dan besar. Gedung itu jelas mirip gedung putih dimana pemerintahan AS berada. Kemudian saya keluar dari mobil dan menaiki tangga dan masuk kedalamnya. Pada saat saya menuju puncak tangga, saya melihat dua pintu yang merupakan pintu depan telah jatuh dan saya lihat pintunya rata dengan lantai. Saya melihat kedalam melalui lobang besar dimana seharusnya pintu itu berada dan saya bisa melihat kemewahan didalamnya. Saya begitu kuatir. Tempat itu benar-benar tidak terlindungi. Saya tidak melihat penjaga. Saya berpikir : ‘Siapa saja dapat memasuki tempat ini’. Tidak ada seorangpun yang saya lihat. Kemudian saya mencari orang yang bekerja disana yang dapat membantu dan melindungi. Kemudian saya menjumpai seorang wanita yang biasa bekerja disana dibelakang ruangan. Dia di ranjang tertidur, kemudian saya membangunkan dia. Saya menceritakan keadaan darurat ini kepadanya dan menanyakan kepadanya dimana pengurus rumah berada. Dia mengatakan kepadaku bahwa mereka juga tertidur. Saya berusaha membantu, tetapi tidak ada seorangpun yang datang. Kemudian penyelidikan yang dilakukan oleh pemerintah dilakukan untuk mencari sebab keruntuhan dan keteledoran.

82_Two Dreams Of Coming Collapse_KSB_JPG

Sumber :

Two Dreams Of Coming Collapse

https://www.youtube.com/watch?v=aakh7T5t0xc

Published on Dec 2, 2012

After several days of prayer about a coming economic collapse, I received two dreams in two nights one following the other.

Empat penunggang kuda (The Four Horsemen) didalam kitab Wahyu sudah ada di dunia ini. Tetapi kita percaya segala sesuatunya berada didalam kendali Tuhan Yesus Kristus.

  • Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 4:12).
  • Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Matius 4 :13).

Link berbagi:

http://wp.me/p6mxNc-dJ

Tetap mengasihi sesama apapun keyakinannya. Tetap Semangat. Tuhan Yesus memberkati dan melindungi kita semuanya. Amen.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s