7 Menit di Neraka | Seven Minutes in Hell – David

“Sebab saya selalu diajarkan apabila saya meninggal saya akan menuju Sorga atau tempat seperti Sorga. Dan disinilah saya berakhir yaitu ditempat yang semuanya serba putih dan tidak ada sesuatu apapun. Dimana mobilku ? Saya tidak membutuhkan mobil. Saya tidak membutuhkan jam tangan. Tidak ada waktu di tempat itu.”

David – Seven minutes in hell. Life after death experience. Shalom, begini kisahnya :

Saya ingin menceritakan apa yang terjadi di Vegas. Dalam kasus ini saya tidak ingin tinggal di Vegas. Saya ingin berkeliling dunia. Saya ingin semua orang mengetahui hal ini, dikarenakan hal ini mengubah hidup saya.

Saya sedang didalam suatu reuni keluarga. Saya dan istri saya saat itu sekitar jam 12 siang. Kami sedang berkunjung ke sebuah kasino, dimana Marry menuju ke sebelah kanan dan saya sebelah kiri. Setelah berjalan sekitar 100 yard saya merasakan sakit disekitar dada saya. Kemudian saya terbangun dan berada didalam sebuah tempat yang serba putih. Tidak gelap dan tidak terang, hanya putih semuanya dan saya terheran-heran sebenarnya saya sedang berada dimana ? Tempa apa ini ? Saya tidak melihat sesuatupun ditempat itu. Saya heran dimana warna tempat itu ? Dimana mobil-mobil ? dimanakah ini ? Tempat itu bukan suatu ruangan. Tidak ada apa-apa disana. Kemudian saya mendengar suatu suara : ‘Ini adalah tempat keabadianmu’. Kemudian terpikir dalam benak saya ‘Apa !’ Inikah tempat keabadianku. Tempat ini tidak mungkin menjadi tempat keabadianku.

This can’t be my eternity

Dahulu saya berpikir kalau saya meninggal maka saya akan menuju Sorga. Saya berusaha keluar dari tempat itu. Saya berjuang, berjuang sangat keras dan saya ingin bangun dan pergi dari tempat itu karena saya tidak mau tempat itu menjadi tempat keabadian saya. Saya tidak dapat meninggalkan tempat itu dikarenakan saya tidak mempunyai kaki. Kakiku terpaku di lantai kasino dan rohku keluar dari tubuhku dan tidak menuju Sorga. Sebab saya selalu diajarkan apabila saya meninggal saya akan menuju Sorga atau tempat seperti Sorga. Dan disinilah saya berakhir yaitu ditempat yang semuanya serba putih dan tidak ada sesuatu apapun. Dimana mobilku ? Saya tidak membutuhkan mobil. Saya tidak membutuhkan jam tangan. Tidak ada waktu di tempat itu. Tidak ada masa depan, tidak ada waktu kemaren dan tidak ada apa-apa di tempat itu. Tidak ada warna, tidak ada pigmen untuk mewarnai tempat itu. Tidak ada sesuatu apapun ditempat itu.

Saya menemukan kemudian bahwa setan datang merampok dan menghancurkan. Dan mengambil segala sesuatu yang kamu miliki. Dan mereka mengambil apapun yang saya punya. Saya memiliki uang 2000 dollar didalam dompetku ketika meninggal. Saya tidak membutuhkan uang ditempat itu karena tidak ada yang bisa dibeli. Tidak bisa pergi kemana-mana, tidak ada film yang bisa dilihat. Tidak ada pertandingan yang bisa dilihat. Tidak ada apa-apa. Tidak ada toko perhiasan. Tidak ada gunung, tidak ada rerumputan. Tidak ada apa-apanya.

Dan saya heran bagaimana saya bisa kemari ? dan saya mencoba untuk keluar dari tempat itu. Saya mencoba untuk berlari. Saya tidak bisa berlari, seperti yang saya bilang saya tidak punya kaki. Kemudian yang saya ingat saya berada didalam sebuah tempat tidur rumah sakit. Kemudian saya membuka mata saya dan melihat langit-langit kamar dan berpikir bahwa saya telah kembali. Saya telah kembali, bagaimana saya bisa kembali ? Kemudian saya menutup mata dan berkata ‘Tuhan, bagaimana saya tidak pernah kembali ke tempat itu lagi ?’ Kemudian saya mendengar empat kata ‘Get to know Me’ / kenalilah Aku.

117_Seven minutes in hell_Ind_KSB_JPG

Get to know Me

Kemudian saya bertanya sebab saya tidak tahu jawaban dari pertanyaan Tuhan itu. Saya tidak bertanya kepada dokter, tidak ada dokter disitu, tidak ada perawat, tidak ada siapa-siapa. Dan Dia menjawab ‘Get to know Me.’ Kemudian saya menutup mata, saya itu seorang yang percaya kepada Tuhan, akan tetapi percaya saja tidak cukup. Dia mengatakan kepada saya, Get to know Me. Saya mempunyai keinginan pribadi dan Tuhan tidak menginginkan hal itu. Dia hanya ingin aku untuk mengenal Dia.

Kemudian aku membaca Alkitab – Saya dimasa lalu tidak hadir di hadapan Tuhan. Saya tidak hadir dihadapan Tuhan dan saya menuju neraka. Sekarang, saya membaca Alkitab, dan saya menjalankan hal-hal yang diinginkan Tuhan. Dia ingin aku mencintai sesama manusia dan Dia ingin aku membagikan kesaksian ini. itulah kenapa saya kembali dan membagikan kisah mengenai neraka ini dan neraka itu nyata. Saya pernah kesana. Dan hal itu adalah suatu hal yang paling menakutkan selama 7 menit dalam hidup saya.

Tuhan tidak punya batasan. Tuhan mengeluarkan saya dari neraka dikarenakan kasihnya kepada saya dan Dia tahu bahwa saya sebelumnya tidak mengerti dengan ini semua. Sebelumnya saya tidak tahu arti darah Kristus bagi manusia. Saya tidak tahu artinya itu semua. Tuhan Yesus menumpahkan darahnya untuk menebus dosa-dosa kita. Saya kembali untuk menceritakan kepada semua orang bahwa neraka itu nyata. Tetapi hanya dengan percaya saja tidak cukup.

Just believing isn’t enough

Saya percaya saya saat itu ke neraka. Kamu harus berusaha untuk mengetahui Tuhan. Kamu harus mengenal Yesus sebagai Juruselamat pribadimu. Ketahuilah bahwa Dia meninggal dan bangkit dari kematian.

Sumber : Seven minutes in hell

by D. L. Starkey – Uploaded on Mar 2, 2008.

I see God everywhere

Saya ingin semua orang disini mengetahui apa yang Tuhan katakan kepadaku untuk menghindari neraka, suatu tempat yang menyeramkan, adalah dengan mengenal Dia. Semudah itu kan ? Kenalilah Tuhan, secara bertahap sedikit demi sedikit dan kamu akan mengenal Tuhan. Dan ketahuilah juga apa yang sudah dia lakukan terhadap dirimu. Bagaimana besar cinta kasihNya kepadamu. Dia mencintai kita semuanya. Bukankah itu luar biasa.

He is a Good God

Kamu mengetahui sekarang karena Tuhan mencintai aku dan ingin semua orang mengenal Tuhan. Kamu tahu Tuhan seperti itu, Tuhan yang mencintai aku dan semua orang. Dia adalah Tuhan yang baik.

—– Demikian David mengakhiri kesaksiannya …

  • Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: “Carilah Aku, maka kamu akan hidup! (Amos 5:4).

Link untuk dibagikan : http://wp.me/p6mxNc-k8

Tetap semangat. Tetap mengasihi sesama manusia. Tuhan Yesus memberkati. Amen.

Iklan

One thought on “7 Menit di Neraka | Seven Minutes in Hell – David”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s