Sherlock Holmes – A Game of Shadows : Hollywood Movie’s war against God

01_JPGHollywood’s movies War On God adalah salah satu pemenuhan nubuat Alkitab yang merupakan salah satu rencana setan melalui perkumpulan Illuminati yang menggunakan media perfilm-an Hollywood untuk menyesatkan manusia. Disini kita akan sedikit mempelajari bagaimana kekuatan gelap menguasai perfilm-an Hollywood. Kita mengetahui bagaimana masyarakat seluruh dunia secara antusias bergabung dengan Antichrist dan nabi palsu dalam perang penghabisan melawan Bapa melalui media perfilman.

  • Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. (Ibrani 2:1).
  • Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Roma 12 : 2).
  • Efesus 6:10-12 = (10) Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. (11) Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; (12) karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

The Occult Symbolism of Sherlock Holmes_JPG

Pengantar

Salah satu film Hollywood yang terkenal dan menjadi tema pembicaraan kita adalah Film berjudul Sherlock Holmes – A Game Of Shadows yang berkisah tentang pembunuhan-pembunuhan bernuansa okultisme dan konspirasi dunia. Film ini penuh dengan simbol-simbol gaib dan suatu tema “Orde Baru” atau NWO. Kita akan melihat sekilas film Sherlock Holmes, asal-usul simbol yang ditemukan dalam film dan maknanya dalam artikel ini.

Film Sherlock Holmes: A Game of Shadows merupakan film yang dirilis tahun 2011 yang merupakan film jenis misteri plus action buatan Inggris Amerika. Film ini disutradarai oleh Guy Ritchie prosuder-nya adalah Joel Silver, Lionel Wigram, Susan Downey dan Dan Lin. Ini adalah film lanjutan dari film Sherlock Holmes tahun 2009.

02_JPG

Terinspirasi oleh cerita-cerita Sir Arthur Conan Doyle, film Sherlock Holmes akan membawa kita kembali ke kehidupan detektif terkenal dari abad ke sembilan belas. Film ini berkisah tentang pembunuhan yang ternyata berhubungan dengan ritual okultisme. Hal ini menyebabkan Sherlock terseret ke dalam dunia misterius dari organisasi rahasia (secret societies) dan konspirasi politik (political conspiracies). Karya Doyle mengandung beberapa referensi yang tersamar yang mengandung unsur okultisme atau Freemasonry, film ini berfokus kepada unsur-unsur yang sangat relevan dalam konteks keadaan saat / hari ini yaitu Tata Dunia Baru (New World Order) oleh perkumpulan rahasia dunia.

Meskipun didalam hidup ini tidak ada kehidupan nyata dari masyarakat rahasia yang benar-benar disebutkan, akan tetapi banyak simbol dan referensi yang terdapat di sepanjang film yang diambil langsung dari Freemasonry, Rosikrusian atau Illuminati. Secara cerdas dan cerdik tertanam ke dalam suatu tatanan adegan dan tidak pernah benar-benar menjelaskan, simbol-simbol yang disampaikan dianggap petunjuk bagi orang yang menonton dalam usaha menemukan maksud inspirasi yang nyata tertera dari film ini. Mari kita lihat latar belakang Masonik dari penulis asli Sherlock Holmes, Arthur Conan Doyle, dan bagaimana pengaruh ini telah dibawakan “ke tingkat berikutnya” didalam film ini.

Arthur Conan Doyle “Seorang Spiritualis dan seorang Mason”

03_JPG

Arthur Conan Doyle dilahirkan dalam sebuah keluarga Katolik Irlandia di Edinburgh, Skotlandia pada tahun 1859. Pada usia sebelas tahun, ia dikirim ke sekolah Jesuit, Stonyhurst College (Perguruan Tinggi Stonyhurst), di mana ia dikatakan telah menghabiskan “lima tahun dalam kesedihan dan kesepian”. Setelah mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran dan Master of Surgery (Ahli Bedah) dari Edinburgh University, Doyle mengembangkan minat yang besar dalam bidang spiritualisme. Dalam sebuah artikel muncul di MQ (suatu Jurnal resmi dari Loji Utama Amerika di Inggris ‘Amerika Grand Lodge of England’), seorang Freemason yang bernama Yasha Beresiner menjelaskan ketertarikan Conan Doyle didalam spiritualisme dan Masonry :

“Dia pertama kali membuka praktek dengan seorang mahasiswa, Dr Budd,kemudian pindah, bersama istri yang baru dinikahi-nya Louise Hawkins, dekat Portsmouth di Hampshire di mana ia mendalami sebagai spesialis mata. Di sinilah antara 1885 dan 1888 ia menghadiri beberapa pertemuan di rumah Jenderal Drayson seorang guru di Perguruan Tinggi Angkatan Laur Greenwich (Greenwich Naval College), yang merupakan salah satu pasiennya. Kemudian Doyle terlibat aktif didalam ritual, yang awalnya ia sebut sebuah lelucon. Tapi kemudian dia kecanduan. Pada tahun 1887, tahun dimana ia menjadi mason [seorang pengikut freemason], kemudian dia berminat dan bergabung dengan kepercayaan okultisme … Kemudian dan seterusnya dia sangat serius menyelidiki dunia spiritualisme, dan pada tanggal 26 Januari 1887 Arthur Conan Doyle masuk ke dalam organisasi Freemasonry di Loji Phoenix Nomer 257 di Southsea, Hampshire. Saat itu dia baru berusia 27 tahun.”Yasha Beresiner, Arthur Conan Doyle Spiritualist and Freemason, MQ, July 2007.

Kemudian saat itu bertempat di Loji Phoenix nomer 257 itulah dimana Doyle berteman dengan Dr James Watson, yang menjadi tokoh inspirasi inspirasi bagi cerita ciptaannya yang melegenda Sherlock Holmes. Kemudian Beresiner melanjutkan :

“Ini menjadi hal yang logis (masuk akal) jika beranggapan bahwa Doyle datang ke Freemasonry menginginkan sesuatu, mungkin berharap, untuk menemukan unsur-unsur dari spiritualisme yang selalu menggangu pikirannya. Dia tentu saja diterima dengan baik. Pengusul-nya adalah WD King, kemudian menjadi Sir William David King, Wakil-Letnan di Hampshire, seorang pria publik yang paling terkemuka di Portsmouth yang terpilih sebagai Walikota borough pada empat kesempatan terpisah. Pengusul yang kedua adalah Sir John Brickwood, juga seorang yang dihormati. Doyle menaiki jenjang kepangkatan freemason dengan cepat. Pada tanggal 23 Februari 1887, ia memasuki ke tingkat kedua freemason dan sebulan kemudian, pada tanggal 23 Maret dia diangkat menjadi Master Mason Penuh.” Yasha Beresiner, Arthur Conan Doyle Spiritualist and Freemason, MQ, July 2007.

Doyle kemudian mengundurkan diri dari organisasi Freemason dan bergabung kembali hanya beberapa kali selama hidupnya. Masonry kadang-kadang disebutkan dalam tulisan Doyle, yang tidak semua terfokus pada Sherlock Holmes. Didalam Karya Doyle yang berjudul The Land of Mist, yang diterbitkan pada tahun 1926, Doyle menggambarkan karakter Weatherby :

“… adalah keledai sombong bernama Weatherby. Dia adalah salah satu orang yang berkelana di sekitar dunia Masonry. Spiritualisme, dengan misteri yang sangat nyata dan mengerikan bagi dirinya hal yang vulgar karena membawa penghiburan kepada orang biasa, tapi dia suka membaca makalah tentang Palladian Cultus, ritual kuno Skotlandia dan tokoh baphomet. Eliphas Levi adalah nabi-Nya (Guru Spiritual).

Sepanjang petualangannya, Sherlock Holmes (yang bukan seorang Mason) telah terbukti cukup memahami Freemasonry, menggunakan cincin Masonik dan petunjuk lain dengan santainya.

Simbol-simbol didalam Film Sherlock Holmes.

Analisis ini tidak ber-fokus pada alur cerita sebenarnya, tapi lebih kepada simbol-simbol yang banyak mengisi sepanjang film.

Sherlock Holmes berisi banyak tema dan simbol yang diambil langsung dari masyarakat rahasia saat / hari ini. Simbol-simbol itu sangat halus dan atau sangat jarang dijelaskan didalam film, membuat mereka hampir tidak terlihat oleh penonton. Simbol-simbol itu sebenarnya dengan mudah dapat dikenali. Kehadiran simbol-simbol ini sangat sempurna sesuai dengan gelombang simbolisme okultisme yang jarang ada di media massa hari ini. Jadi mari kita lihat beberapa dari mereka.

Ritual Ilmu Hitam (Black Magic Ritual).

04_JPG

Film ini dimulai dengan suatu adegan dimana Sherlock mengganggu prosesi ritual Black Magic. Seorang pria berkerudung (Lord Blackwood) adalah sedang membaca mantra di depan seorang wanita yang diletakkan di altar pengorbanan. Tema okultisme dari film ini cukup banyak disajikan, langsung dari awal.

Ordo ab Chao atau Order Out of Chaos.

05_JPG

Dalam sebuah adegan yang tampaknya sepele, Sherlock memainkan biola yang ditujukan kepada lalat-lalat yang berada dalam sebuah tabung. Dia menjelaskan kepada Watson penemuannya: ketika dia bermain suatu melodi tertentu untuk lalat-lalat tersebut, mereka kemudian melakukan sinkronisasi dan mulai terbang dalam lingkaran konsentris dengan gerakan seirama. Dengan demikian, menggunakan teori musik, dia telah menciptakan ketertiban dari kekacauan (Order Out Of Chaos).

“Ordo ab Chao” (yang diterjemahkan ke Bahasa Inggris menjadi Order Out of Chaos) adalah suatu pepatah lama Masonik yang paling terkenal. Ensiklopedia Mackey mendokumentasikan penggunaan frase ini sejak 1395 sebagai moto resmi Kuno Masonry. “Ordo ab Chao” sekarang menjadi moto resmi tertinggi dan derajat kehormatan Scottish Rite Masonry, tingkat ke 33.

Menurut informasi yang didapatkan KSB tingkatan mason itu ada yang lebih tinggi dari tingkat ke-33.

06_JPG

Beberapa peneliti okultisme mengklaim bahwa pepatah okultisme tersebut mengacu pada kecenderungan kaum elite untuk menciptakan krisis / kekacauan yang menghasilkan ketakutan dan kebingungan dalam masyarakat (chaos) dalam rangka memperkenalkan kebijakan dan hukum baru yang menguntungkan mereka (the order). Kedamaian akan diciptakan oleh Tata Dunia Baru yang dipimpin oleh kamum elit pelaku okultisme setelah periode kekacauan masyarakat, yang pada akhirnya adalah ‘keteraturan’ itu adalah ciptaan versi mereka. Dalam konteks ini, dapatkah kita pahami bahwa serangga didalam kaleng (lalat) terbang dalam lingkaran konsentris mewakili masyarakat yang terhipnotis oleh alur baru yang diciptakan Tata Dunia Baru (New World Order).

Penjara Blackwood.

Ketika Sherlock mengunjungi Lord Blackwood di sel penjaranya, ia melihat ukiran aneh di dinding. Simbol itu terlihat ketika salah satu dari mereka berdiri keluar.

07_JPG

Ini adalah simbol mawar yang disalibkan yang dianggap sebagai simbol pertama yang mewakili Ordo Rosicrucian, sebuah persaudaraan rahasia yang berasal dari Abad Pertengahan.

08_JPG

“Simbol asli dari Persaudaraan Rosicrucian adalah hieroglif mawar yang disalibkan di atas kayu salib. Salib itu sering diangkat dengan cara melangkahkan tiga kaki ke Kalvari”-. Manly P. Balai.

Apakah Lord Blackwood penganut ordo Rosicrucian ?

“Rosikrusian, suatu nama yang diasumsikan oleh sekte atau komplotan rahasia dari filsuf hermetical yang pertama di Jerman, pada awal abad keempat belas. Mereka mengikatkan dirinya bersama, secara rahasia dan serius, yang mana mereka semua bersumpah untuk melestarikan bersama : dan wajib ditaati mereka, saat masuk mereka masuk ke dalam keanggotaan dengan urutan tertentu, untuk mentaati peraturan yang ditetapkan dengan cara tertentu. Mereka sepertinya memahami semua ilmu pengatahuan, terutama pengobatan, dan memahami apa yang dinamakan filsuf batu (philosopher’s stone): semua yang mereka terima dari tradisi kuno Mesir (Egyptians), Kasdim (Chaldeans), orang Majus (the Magi), dan gimnosofis (Gymnosophists).Mereka dibedakan dengan beberapa nama, diakomodasi dalam beberapa cabang dari doktrin-doktrin mereka …….. Karena mereka berpura-pura untuk melindungi periode kehidupan manusia, dengan menggunakan cara tertentu, dan bahkan memulihkan masa muda, mereka disebut Dewa (Immortals), mereka sepertinya mengetahui banyak hal, sehingga disebut Illuminati, dan karena mereka tidak menampilkan diri, mereka-lah yang disebut saudara yang tidak terlihat (The Invisible Brothers).” – Enc. Brit., Edisi ke 3, Volume 16, tahun 1797.

Beberapa peneliti telah menyatakan bahwa Rosikrusian telah “mengambil alih” Freemasonry selama awal abad ke-18. Hal ini memainkan peran penting, yaitu peran yang secara rahasia membentuk / mengubah dunia saat ini dimana kita tinggal.

Laboratorium

Ketika Sherlock dan Watson memeriksa laboratorium “The Dwarf” untuk mencari petunjuk, beberapa simbol menarik terukir di dinding lab tersebut.

09_JPG

“All-Seeing Eye” dalam suatu segitiga.

Para detektif menemukan bahwa lab tersebut sepertinya merupakan campuran antara kemajuan ilmu pengetahuan dengan praktek okultisme. Simbol lain yang menarik ditemukan di dinding.

10_JPG

Pohon Kehidupan Kabalah / The Quabbalistic Tree of Life (Sephiroth)

“Pohon Sephiroth / Pohon Kabalah dapat dianggap sebagai ringkasan yang tak ternilai dari filosofi rahasia yang awalnya merupakan ruh dan jiwa dari Chasidism. Qabbalah adalah warisan tak ternilai Israel, tapi setiap tahun orang-orang yang memahami prinsip-prinsip yang benar menjadi lebih sedikit jumlahnya. Orang Yahudi hari ini, jika ia tidak memiliki realisasi kedalaman doktrin umat-Nya, biasanya meresap dengan bentuk paling berbahaya dari kebodohan, modernisme, dan rentan menganggap Qabbalah yang baik sebagai kejahatan yang harus dijauhi seperti wabah atau sebagai takhayul konyol yang selamat dari ilmu hitam di Abad Kegelapan. Namun tanpa kunci pasokan Qabbalah, misteri spiritual Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru tetap belum terpecahkan oleh Yahudi dan oleh bukan Yahudi sekalipun.

Pohon Sepirot terdiri dari sepuluh bola bercahaya diatur dalam tiga kolom vertikal dan dihubungkan dengan 22 channel atau jalur. Sepuluh bola disebut Sephiroth dan diberi nomor 1 sampai 10. Tiga kolom disebut rahmat / Mercy (di sebelah kanan), tingkat keparahan / Severy (di sebelah kiri), dan, di antara mereka Kelembutan, sebagai kekuatan rekonsiliasi. Kolom-kolom juga bisa dikatakan mewakili Kebijaksanaan, Kekuatan, dan Kecantikan, yang merupakan dukungan Tritunggal alam semesta, sebab ada tertulis bahwa dasar dari semua hal adalah Tiga.” Manly P. Hall, Secret Teachings of All Ages.

Kalau kita cermati, maka ajaran Qabbalah telah lama ada bahkan sebelum era raja Salomo, dimana raja Salomo juga terperosok ke dalam ajaran – ajaran berhala ini dan berasal dari tradisi kuno Mesir (Egyptians), Kasdim (Chaldeans), orang Majus (the Magi), dan gimnosofis (Gymnosophists). Inilah yang merupakan akar dari Agama New Age.

Buku mantera Blackwood

Setelah dipanggil oleh “Ordo itu”, Sherlock diberitahu bahwa buku mantra Blackwood adalah kunci untuk menghentikannya. Buku ini berisi beberapa mantra dan simbol yang mungkin dikenali oleh pembaca artikel ini.

11_JPG

Makhluk di tengah terlihat sangat jelas seperti Baphomet.

12_JPG

Ini adalah gambaran jelas dari Baphomet-nya Eliphas Levi.

Pada Halaman berikut dari buku mantra Lord Blackwood kita bisa lihat :

13_JPG

Gambar ini sangat terinspirasi oleh ukiran Perancis okultis Stanislas de Guaita, yang dapat ditemukan tahun 1897 di buku yang berjudul La Clef de la Magie Noire (Kunci Ilmu Hitam / Kunci Black Magic) :

14_JPG

De Gaita didirikan pada tahun 1888 oleh Orde Kabalis dari Rosicrucian, yang sering muncul didalam film ini.

  • Kamu akan mengangkut Sakut, rajamu, dan Kewan, dewa bintangmu, patung-patungmu yang telah kamu buat bagimu itu, (Amos 5 :26).

Perkumpulan / Ordo

Dalam Sherlock Holmes, Ordo ini merupakan persaudaraan okultisme yang dapat dengan mudah dibandingkan dengan “dunia nyata” Freemasonry. Dikatakan dalam film itu bahwa “sistem rahasia mengendalikan dunia untuk tujuan sesuatu yang lebih baik selama berabad-abad, tetapi juga dapat digunakan untuk menjalankan tujuan yang lebih jahat … Ilmu Hitam atau praktek sihir”. Ordo memiliki banyak anggota di pemerintahan dan kepolisian.

Blackwood, seorang praktisi Black Magic, mengambil alih Ordo dengan kekerasan, mengklaim bahwa ia memiliki “tujuan megah” : untuk menciptakan masa depan baru, masa depan yang diperintah oleh Persaudaraan. Kemudian di film, Blackwood mengatakan, “orde baru … mulai sekarang”, yang merupakan referensi untuk Tata Dunia Baru “New World Order” diperkenalkan masuk kedalam dunia kita oleh Illuminati yang dikatakan telah dan sedang berlangsung hari ini.

15_JPG

Blackwood mengambil kursi diatas Tahta Ordo. Piramida di latar belakang memiliki batu penjuru yang diterangi cahaya, yang dianggap sebagai simbol yang paling penting dari simbol Illuminati. Kemudian lihat juga Seal Besar Amerika Serikat dibawah ini (sudah lama kita pelajari di artikel dahulu) :

Jadi, inilah pemikiran utama kita : Semua hal yang berbau okultisme ini, hal-hal magic ternyata berisi banyak tipuan sehingga Sherlock mengungkapnya dengan penalaran logika dan ilmu pengetahuan. Jadi, setelah pemirsa dihadapkan pada banyak simbol dan suatu Persaudaraan, kita diberitahu bahwa hal-hal ini merupakan fiksi, dan bahkan agak konyol. Ini adalah hal yang mengejutkan, mengingat sutradara Guy Richie menikah dengan Madonna (seorang pengikut Qabbalah). Selanjutnya, okultisme disajikan dalam film ini disajikan agak tersamar, mengancam dan cenderung satanic, yang dapat mendorong pemirsa untuk mengasosiasikan semua okultisme yang berhubungan kejahatan, tidak terjadi. Dan kalau kita cermati, di tangan orang-orang Hollywood maka disinformasi mengenai Okultisme, dsb akan menyesatkan banyak orang sehingga kebanyakan orang mengira bahwa hal-hal gaib ini, logo, simbol, dsb tidaklah ada di dunia sekeliling kita.

Didalam adegan terakhir yang tak menyenangkan, Sherlock menggambarkan ada sebuah mesin yang bisa muncul pada tahun mendatang : “Bayangkan sebuah perangkat dapat mengontrol siapa saja hanya dengan mengucapkan perintah dengan menggunakan gelombang radio … itu masa depan”. Kalau kita cermati tidak lain dan tidak bukan adalah HAARP … kalau tidak trus apa lainnya ?

Analisa :

  1. Sekilas kita pelajari “Ordo ab Chao” atau Order Out Of Chaos

“Ordo ab Chao” adalah pepatah didalam bahasa latin kuno yang menjadi moto yang paling tua didalam sejarah Freemason (Ordo Ab Chao bukan suatu nama ordo) dimana moto ini berarti “Order from Chaos.” Atau “Order Out Of Chaos”

16_JPG

Doktrin yang berasal dari setan yang mengajarkan, Tata Dunia Baru (the New World Order) dapat didirikan didalam suatu masyarakat dunia ketika suatu kekacauan besar terjadi didalam suatu periode waktu yang direncanakan sehingga setelah kekacauan itu NWO dimungkinkan dimunculkan secara terang-terangan.

Konsep “Order out of Chaos” merupakan dasar dari semua pengajaran Masonic. Dan simbol “Ordo ab Chao” diberikan sebagai emblem kepada para master mason pada level tertinggi yaitu level ke 33, dan para mason master ini memakainya dengan bangga.

17_JPG

Emblem dari “Ordo ab Chao” ini dilambangkan dengan tiga segitiga yang disatukan yang melambangkan Trinitas yang terkutuk dan angka 666. Emblem ini juga diberi tulisan latin kuno “Ordo ab Chao”.

Simbol dari tingkat tertinggi Freemason (level ke 33) dengan simbol tiga segitiga yang disatukan dan mengacu pada angka 666.

Para ‘pengendali boneka’ (The puppetmasters) menciptakan ketidaktertiban atau kekacauan sehingga masyarakat menginginkan keteraturan. Harga yang harus dibayar untuk keteraturan biasanya pengambilalihan dan pengendalian sehingga mengakibatkan hilangnya kebebasan hak-hak masyarakat. “Out of chaos” akan menghasilkan “Keteraturan”, yaitu “Keteraturan” versi Tata Dunia Baru milik mereka (Out of “chaos” comes “order” – THEIR order – their new WORLD order). Para puppetmasters atau pengendali pimpinan dunia ini merupakan dalang dari banyak kejadian dunia, dan mereka bekerja dibalik layar. Puppetmasters inilah juga dinamakan The Invisible Hand Who Create many World Events atau istilah lainnya The Hidden Evil. “Order Among Chaos” atau “Order From Chaos”atau “Order Out of chaos” merupakan istilah lain dari “Ordo ab Chao” – Bahasa Latin Kuno.

Coba kita lihat sekilas :

“The invention of this motto is to be attributed to the Supreme Council of the Ancient and Accepted Scottish Rite at Charleston, and it is first met with in the Patent of Count de Grasse, dated February 1, 1802. When De Grasse afterward carried the polite over to France and established a Supreme Council there, he changed the motto, and, according to Lenning, Ordo ab hoc, Order out of This, was used by him and his Council in all their documents.” – Sumber : Mackey’s Encyclopedia of Freemasonry (masonic dictionary).

  1. Baphomet

Banyak yang mempercayai bahwa Baphomet adalah simbol yang dianggap sakral oleh kelompok Freemason. Inipun ada sejarahnya.

  1. Phoenix

Banyak yang mungkin tidak mengetahui bahwa nama kuno dari Lucifer adalah Phoenix atau Fenix (bahasa Latin Kuno). Lihat kembali sejarah Lucifer di Alkitab. Dalam dunia ini ada 2 roh yang kita kenal, yaitu Roh Tuhan (YHWH) dan roh iblis atau setan. Alkitab menjelaskan asal-usulnya iblis dengan jelas.

Yehezkiel 28 : 11 – 19 = (11) Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku : (12) Hai anak manusia, ucapkanlah suatu ratapan mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah. (13) Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu. (14) Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga, di gunung kudus Allah engkau berada dan berjalan-jalan di tengah batu-batu yang bercahaya-cahaya. (15) Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu. (16) Dengan dagangmu yang besar engkau penuh dengan kekerasan dan engkau berbuat dosa. Maka Kubuangkan engkau dari gunung Allah dan kerub yang berjaga membinasakan engkau dari tengah batu-batu yang bercahaya. (17) Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kaumusnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar, kepada raja-raja engkau Kuserahkan menjadi tontonan bagi matanya. (18) Dengan banyaknya kesalahanmu dan kecurangan dalam dagangmu engkau melanggar kekudusan tempat kudusmu. Maka Aku menyalakan api dari tengahmu yang akan memakan habis engkau. Dan Kubiarkan engkau menjadi abu di atas bumi di hadapan semua yang melihatmu. (19) Semua di antara bangsa-bangsa yang mengenal engkau kaget melihat keadaanmu. Akhir hidupmu mendahsyatkan dan lenyap selamanya engkau.”

Raja Tirus merupakan raja yang pemerintahannya dibawah kuasa Lucifer.

  • Lalu kata Yesus kepada mereka: “Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. (Lukas 10 : 18).

Disini Allah menghancurkan lucifer menjadi Abu. Kemudian dari abu itu muncul kembali lucifer (Rise From The Ashes), sehingga muncul istilah ‘The Rise of The Lucifer’ atau ‘The Rise of The Phoenix’ ‘The Rise of The Fenix’. Mata Satu dinamakan juga The Eye of Lucifer, The Eye of Horus, The All Seeing Eye, Eye of The Phoenix, Eye of The Fenix, dll.  Pada saat pertempuran di Surga kekalahan Lucifer menyebabkan dirinya terbakar dan jatuh ke bumi.

Logo dari semboyan “Ordo ab Chao” ada burung dua kepala phoenix, itu dinamakan ‘Double Headed Phoenix’ atau ‘Double Headed Eagle’ yang biasanya dipakai sebagai aksesories / Emblem yang dipakai para Master Mason tingkat ke 33 baik di kemeja, dasi, topi, kalung, cincin, tatoo, atau yang lainnya. Contoh : Pada Cincin bisa memakai simbol “Ordo ab Chao” atau simbol Penggaris dan Jangka (Old Masonic). Burung Phoenix, seekor burung yang bangkit dari kematian dan mencari suatu bentuk atau transformasi baru karena itu disebut ‘Double Headed Eagle’ atau ‘Double Headed Phoenix’.

  • Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (1 Yohanes 1:9).
  • Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:10).

Sumber : Goodfight Ministry, Mason Master, Freemasonry Simbolism, vigilantcitizen, unexplainable, cuttingedge

Link untuk dibagikan : http://wp.me/p6mxNc-AN

Tetap mengasihi sesama. Salam semangat. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s