Ke Surga di Pangkuan Tuhan Yesus “Kau Akan Baik-baik Saja” | Annabel Beam

“Saat saya di pohon itu, saya pergi ke Surga. Saya ingat itu benar- benar cerah dan saya melihat Mimi saya yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Dan itulah bagaimana saya tahu saya di surga.”

“Dan saya duduk di pangkuan Yesus dan kataNya saat petugas pemadam kebakaran mengeluarkan kamu dari sana, maka kamu akan baik-baik saja.”

Ke Surga di Pangkuan Tuhan Yesus – “Kau akan baik2 saja” | Annabel Beam. Swallowed by a Tree and Fighting to Survive. Shalom begini kisahnya:

Orang tua Annabel:

“Dia histeris dan dia menarik-narik saya dan berteriak, ‘Mommy Annabel terjebak di pohon.’ Dan saya pikir ya dia naik … ya … oke naik terlalu tinggi.”

“Saya berkata, ‘Oke aku akan datang. Oke aku akan datang.’ Dan dia terus mengatakan, ‘Mommy, kamu tidak tahu, ayo ikut aku, ayo ikut aku.'”

Sampai Christy Beam mengikuti anak sulung dari tiga putrinya keluar sehingga dia mengerti kepanikan dalam suara putrinya.

Orang tua Annabel:

‘Saya terus bertanya, “Di mana Annabel.” Dan saya melihat sekeliling dan kemudian akhirnya pada saat yang sama mereka berdua menunjuk ke pohon besar ini.’

‘Dan mereka berkata, “Dia di didalam pohon.” Serentak itu seperti segala sesuatu hanya melambat dan melengking kemudian berhenti.’

Annabelle yang berusia delapan tahun jatuh ke dalam lubang pohon kapuk yang ia dan adiknya naiki sebelumnya dan terjun 30 kaki ke bawah. Christy menelepon suaminya Kevin yang bergegas pulang untuk mencoba menyelamatkan putrinya.

Orang tua Annabel:

“Mereka ingin lebih dari apa pun di dunia yakni mencapai ke bawah dan mengambil gadis kecil dan membawanya ke dalam pelukanku dan itu secara fisik tidak mungkin.”

Sementara Christy menelepon 911. Kevin mencari tanda-tanda bahwa putrinya itu masih hidup.

Orang tua Annabel:

“Lebih dari kebanyakan momen indah dalam hidup saya adalah dia hanya menaikkan sedikit lengan kiri dan kemudian dimasukkan kembali bawah dan aku tahu pada saat itu bahwa dia masih hidup.”

Petugas pemadam kebakaran tiba dan cepat menilai situasi.

Petugas:

“Kita bisa melihat dia dengan senter tubuhnya … cukup … untuk dapat melihat bahwa ia tidak tampak luka parah.”

Penyelamatan akan memakan waktu dan hati-hati.

Petugas:

“Karena dinamika pohon. Karena pohon itu busuk kami tidak ingin mengambil risiko memotong apa-apa karena kami takut akan jatuh menimpa dia.”

Selagi keluarga memandang hanya ada satu hal yang mereka bisa lakukan.

Orang tua Annabel:

“Saya baru saja mulai berdoa … benar-benar hanya menangis. Tuhan tolong bersamanya. Tuhan tolong bantu dia. Semoga dia baik-baik saja, kemudian saya mengirim sms ke ayah saya dan saya mengirim sms ke ibu kevin dan saya mengatakan berdoa.”

Didalam pohon Annabel mengalami sadar dan pingsan saat ia berusaha untuk memanjat keluar.

Annabel Beam:

“Aku ingat melihat hal kecil ini yang menjulurkan seperti stepstool kecil. Saya mencoba untuk bangun untuk mendaki dan saya tidak menangis untuk mencapai itu tetapi begitu berlumpur seperti mentega dan saya jatuh. Kemudian mungkin memukul kepala atau sesuatu dan kemudian saya pingsan lagi.”

Petugas pemadam kebakaran akhirnya bisa berkomunikasi dengan Annabel. Mereka menciptakan “kursi darurat” dan menurunkannya ke bawah padanya.

Annabel Beam:

“Mereka memasangnya di seperti kuris darurat. Mereka berhasil masuk ke kursi untuk itu dan saya harus duduk di dalam dan kemudian mereka menarik saya. Saya merasa lega karena saya tahu saya akhirnya akan keluar dari sini.”

Setelah hampir empat jam pekerja penyelamat akhirnya menarik keluar Annabelle dari pohon.

Orang tua Annabel:

“Saya senang dan bersyukur mereka mendapat mengeluarkannya. Terima kasih Tuhan … terima kasih Tuhan. Dia (Annabel) tampak baik-baik saja.”

Petugas:

“Kami semua sangat sangat bersemangat dan sangat gembira bahwa dia tidak mengalami luka.”

Orang tua Annabel:

“Tidak ada patah tulang … Tidak ada kelumpuhan. Itu adalah keajaiban.”

Bahkan dokter yang memeriksanya di rumah sakit tidak memiliki penjelasan mengapa dia tidak terluka parah.

Orang tua Annabel:

Dokter mengatakan, “kamu tahu bu, Yesus pasti dengan gadis kecil di pohon itu karena selama ini tidak pernah ada yang jatuh 30 kaki dan tidak menderita kelumpuhan atau patah tulang.”

Tetapi mereka percaya ada keajaiban lain hari itu. Annabel mengatakan ibunya bahwa pada satu itu ia bertemu Yesus.

Annabel Beam:

“Saat saya di pohon itu, saya pergi ke Surga. Saya ingat itu benar- benar cerah dan saya melihat Mimi saya yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Dan itulah bagaimana saya tahu saya di surga.”

“Dan saya duduk di pangkuan Yesus dan kataNya saat petugas pemadam kebakaran mengeluarkan kamu dari sana, maka kamu akan baik-baik saja.”

Selama beberapa tahun Annabel menderita gangguan usus yang parah. Dia terus-menerus merasa sakit dan keluar masuk rumah sakit. Dokter mengatakan tidak ada obat.

Orang tua Annabel:

“Perutnya secara fisik bisa menerima makanan tetapi (perutnya) tidak bisa melakukan apa-apa setelah itu. Dia beberapa hari bisa pergi keluar dan bermain dan menjadi seperti saudara2 perempuannya. Dan mereka selalu yang memberi semangat padanya.”

“Mereka itu obat yang terbaik. Mungkin setidaknya 10 hari atau lebih setelah kecelakaan sebelum saya benar-benar mulai menilai fakta bahwa dia tidak pernah melalui hari2 tanpa merasa sakit. Dia tidak sampai sejauh ini tanpa memiliki gejolak dari perutnya.”

Dokter tidak bisa menjawab mengapa Annabel tidak menunjukkan tanda-tanda penyakitnya. Mereka mulai perlahan- lahan meniadakan obat-nya.

Orang tua:

“Kami meniadakan satu obat ke obat lainnya dan Annabel akhirnya tidak minum obat hari ini. Dia tidak pergi ke spesialis lagi. Dia tidak pergi ke dokter untuk obat lagi dan dia telah bebas dari obat.”

Hari ini Annabel adalah makan baik dan sangat aktif.

Sumber:

Ke Surga di Pangkuan Tuhan Yesus – “Kau akan baik2 saja” | Annabel Beam

Annabel Beam:

“Itu hanya begitu menyenangkan karena saya bisa melalui semuanya itu dibandingkan kala aku sakit di sofa.”

Mereka telah belajar dari pengalaman bahwa Tuhan selalu ada. Mereka menceritakan kisah perjalanan Annabelle dalam buku keajaiban dari surga (Miracles from Heaven).

Orang tua Annabel:

“Hal itu begitu kuat. Dia luar biasa dan Dia besar. Dia juga begitu lembut dan begitu intim dan Dia tahu annabelle dengan baik. Dan Dia sangat mencintainya. Dia mengembalikan Annabel.”

Pesan Annabel Beam:

“Saya hanya berharap orang-orang yang melalui apa yang saya lalui atau lebih sulit berjuanglah mempertahankan iman. Tuhan tidak melupakan Anda dan Dia benar-benar tahu tentang Anda.”

“Dia benar-benar peduli dan Dia memiliki rencana. Anda hanya harus menjaga iman dalam diriNya.”

—– Demikian kesaksian dari Annabel

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. – (Yeremia 29:11)

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. – (Filipi 4:13)

Link berbagi: http://wp.me/p6mxNc-Yv

Salam kasih dan persahabatan. Tetap semangat dan saling mengasihi sesama manusia apapun keyakinannya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s