Martir | Kesaksian Segala Bangsa

4. Mehdi Dibaj –  Martyr / Heavenly man from Iran.

“Dari semua nabi-nabi yang ada, hanya Rabboni Isa yang bangkit dari antara orang mati dan Dia tetap tinggal di dalam hati kita, lewati Rohul Kudus Baginda. Saya menyerahkan hidup saya ke dalam tangan-Nya. Bagi saya, hidup itu adalah sebuah kesempatan untuk melayani Tuhan dan kematian itu suatu kesempatan yang berharga untuk berkumpul kembali bersama dengan Baginda.” kata Mehdi. Baca kesaksian ini silahkan klik disini.

1. Bukar Sampson

Putra seorang Martir

107_Bukar Sampson Son of a Martyr_JPG“Ketika aku melarikan diri untuk menyelamatkan nyawaku, mereka berlari kearahku, kemudian aku terjatuh ditengah-tengah orang-orang yang sudah meninggal. Mereka pikir aku telah meninggal dikarenakan tubuhku penuh dengan darah.” kenang Bukar Sampson. Apa yang akan diceritakan Bukar selanjutnya ? Silahkan klik disini.

2. Faye Pama Musa

Aku tidak akan pernah menyangkal Juruselamatku.

Pdt Faye Pama Musa_KSB_JPGPergumulan terus berlanjut. Ibu Mercy mendengar suaminya berkata, “Aku tidak akan pernah menyangkal Juruselamatku.” Saat ia merangkak ke pintu, ia melihat penyerang menembak suaminya tiga kali di bagian kepala. Pdt. Musa meninggal di tempat, dan para penyerang kabur dengan sebuah mobil. Bagaimana kisah lengkap dari Pdt. Faye Pama Musa ? Silahkan klik disini.

3. Nikolai Khamara

Kisah Martir dari Rusia.

Nikolai Khamara_KSB_JPGKhamara menjawab, “Saat mataku diambil, aku melihat hal-hal yang lebih indah dari pada yang aku lihat dengan mataku. Aku akan melihat Sang Juruselamat. Anda harus tetap setia kepada Kristus sampai akhir.” Saat para penginterogasi berkata kepada gembala bahwa mereka akan memotong lidah Khamara, Khamara berkata, “Pujilah Tuhan. Aku telah mengatakan perkataan-perkataan yang mulia. Dan jika kalian mau, kalian dapat memotong lidahku sekarang.” Bagaimana kisahnya ? Silahkan klik disini.

4. Ruth

Kisah Martir di China.

Ruth_KSB_JPGRoh penghibur datang memasuki hati kami. Peter berbisik perlahan, “Yesus telah datang untuk membawaku pulang. Selamat tinggal.” … anak-anak kami yang lebih muda dari Peter mengagetkan kami dengan kegembiraan yang luar biasa. Mereka berkata, “Kami tidak bisa tidur, karena kami melihat kumpulan besar malaikat-malaikat di sekeliling rumah. Mereka membawa alat-alat musik dan menyanyi untuk kami. Mereka mengatakan bahwa mereka datang untuk membawa Peter bersama-sama dengan mereka ke Sorga.” Bagaimana kisahnya ? Silahkan klik disini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, – Matius 28:19

%d blogger menyukai ini: