Mukendi BAB 10

BAB 10. Sekolah rahasia Lucifer

“Lalu kata Yesus kepada mereka, ‘Aku melihat iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak akan ada yang akan membahayakan kamu.'” (Lukas 10:18-19).

.
Pada tengah malam 1 Januari 1981, Lucifer mengundang kami semua, murid-muridnya ke sekolah rahasianya. Kami berjumpa dengannya di udara di luar bumi. Kami menemu-kan diri kami di suatu tempat yang seperti telur, tetapi kami tetap dapat melihat tembus keluar. Di dalam sangat panas. Lucifer berbicara kepada kami dengan suara keras.

  • “Siapa yang memanggil kalian datang kemari ?” geramnya.
  • Semua diam dan sangat takut. Seorang murid dari India menjawab, “Tuan, kami datang kemari atas kehendak tuan sendiri.”
  • “Bukan aku yang membawa kalian kemari, tetapi Yesus mereka,” kata Lucifer.

Mengapa setan begitu marah ? Wahyu 2:13 merupakan jawabannya. Lucifer berkata, “Aku benar-benar berada dalam masalah dan kalian harus bekerja sama denganku. Aku dilemparkan dari surga (oleh Allah) dan sekarang aku sedang menunggu saatnya aku dilemparkan ke dalam lautan api. Aku tidak dapat pergi kesana seorang diri. Kita membutuhkan lebih banyak orang untuk pergi bersama-sama kita.”

Tiba-tiba, Lucifer menyalakan tombol suatu benda yang tampak seperti tv dan menunjukkan kepada kami semua kejadian kejatuhannya dari surga. Kami melihat sesuatu yang besar jatuh dari langit dengan suara menggelegar dan kemudian mulai menyala dengan api yang besar, seperti kilat. Lalu kami melihat malaikat-malaikat berjatuhan ke bumi, air (samudra-samudra luas, sungai-sungai dan lainnya) dan ke neraka (roh-roh jahat). Ketika mereka jatuh, ada yang menjadi pohon, ada yang menjadi binatang diantaranya monyet. Setelah film seperti itu, Lucifer menghentikannya dan berkata, “Kalian semua, pandang aku dan lihatlah.”

Jadi kami memperhatikan dia, maka kami melihat malaikat-malaikat (sosok-sosok yang sangat buruk rupa) berdiri di sekelilingnya. Kemudian ia berkata, “Malaikat-malaikat yang jatuh bersamaku, yang paling berkuasa ada 58, akan tetapi yang ke 58-lah yang paling berkuasa diantara mereka dan disebut Rosa. Di lautan Pacific ada seorang lagi yang penuh kuasa yang bernama Maria Marguela.

Kategori Hamba-hamba Iblis

Kata Lucifer, “Kalianlah murid-muridku dan kalian akan belajar dariku. Aku akan mengajar kalian bagaimana untuk bertindak di dalam dunia karena kalian menghadapi masalah. Kalian harus menyamaiku di dalam segala hal. Di akhirnya, kalian harus bekerja keras bersamaku karena kita menginginkan lebih banyak orang agar berada di pihak kita. Kita tidak akan binasa sendirian. Bila kalian menderita sendirian, akan terasa lebih menyakitkan, tetapi bila banyak yang menghadapi nasib yang sama, maka kalian akan merasa terhibur. Jadi kalian harus memenangkan sebanyak mungkin orang. Aku akan mengajar kalian caranya menghadapi orang-orang dan memimpin mereka masuk neraka. Kalian yang menjadi murid-muridku memiliki posisi yang menonjol dalam pandanganku.”

Kemudian ia mulai menujukkan organisasi pemerintahannya. Melalui pemandangan yang paling mengerikan, kami segera menyaksikan bagaimana iblis sangat membenci nama Yesus. Suatu hari, seseorang berani mengatakannya di hadapan Lucifer ketika kami sedang mengadakan pertemuan. Lucifer terjatuh dari tempat duduknya, bangkit seketika dengan amarah dan menghantam orang tersebut dan langsung membunuhnya dan meminum seluruh darahnya di hadapan kami semua yang melihatnya dengan ketakutan, kengerian dan kecengangan. Ia kemudian berbalik dan memberikan ancaman terhadap siapa saja yang berani. Dan ketika ia memberikan pelajaran kepada kami mengenai ketidaksukaannya akan nama itu, seseorang dengan takut-takut bertanya mengapa ia secara khusus terganggu olehnya dan mengapa kami tidak boleh menyebutkan “nama itu.” Jawabnya, “Pada suatu hari aku mengirimkan seseorang untuk membunuh kakak laki-lakinya yang biasanya berdoa melawan kami. Tetapi orang itu menemukan kakaknya itu sedang berdoa di dalam nama Yesus. Dan karena nama itu, orangku itu jatuh di depan kakaknya.”

Pemerintahan Lucifer Terorganisasi Dengan Rapi. Lucifer mulai menunjukkn bagaimana pemerintahannya terorganisasi. Berikut ini adalah hirarki kekuasaan iblis :

  1. Lucifer sendiri, majikan tertinggi dari segala kejahatan.
  2. Rosa, yang disebut naga ; mereka yang berdoa rosario secara langsung berkomunikasi dengannya. [Silahkan baca buku Babylon Mystery Religion sebagai pendahuluan].
  3. Maria Marguela, sosok yang sering muncul dalam penglihatan dan mimpi, berperan sebagai Bunda Maria, ibu Tuhan kita, Yesus Kristus. Ini adalah untuk membutakan dan menipu pikiran umat Allah. Roh ini (malaikat yang jatuh) mengendalikan seluruh jenis mahkluk di dunia di bawah air.
  4. Ke 57 malaikat yang jatuh itu mengelilingi Lucifer sebagai pengawal pribadinya.
  5. Roh-roh jahat yang adalah malaikat-malaikat yang jatuh di dalam neraka. Mereka merupakan kuasa-kuasa yang menghancurkan yang sangat kuat dan mereka sangat gemar akan darah. Bila mereka dipanggil keluar dari neraka untuk suatu tugas, maka mereka tidak akan kembali tanpa menghancurkan segala sesuatu yang mereka lalui.
  6. Malaikat-malaikat lain yang jatuh di atmosfir udara atau di angkasa. Mereka adalah roh-roh penipu yang membutakan manusia agar tidak mengenal Allah yang benar (Bapa, Putera dan Roh Kudus).
  7. Roh-roh orang mati yang sebelumnya dalam dosa. Bila seseorang yang hidup di dalam dosa di bawah pimpinan roh-roh penipu itu mati, maka roh-roh itu akan meninggalkannya dalam keadaan tetap sebagai roh manusia, yang kemudian berke-lana melayang-layang mencari kesempatan untuk menguasai manusia yang hidup.
  8. Murid-murid Lucifer : 140 murid yang lulus setiap 10 tahun sekali. Setiap 10 tahun, Lucifer memilih dari seluruh negara-negara di dunia, orang-orang yang dianggap berkualifikasi untuk menjadi murid-murid sekolah rahasianya. Mereka begitu ahli di dalam hal memanfaatkan roh-roh jahat, terutama roh-roh orang mati yang tidak memiliki Yesus dalam hidup mereka dan mereka yang memiliki moral rendah, sekalipun mereka mengaku memiliki Yesus dalam hidup mereka di bumi.
  9. Utusan-utusan : (dikirim sebagai wakil-wakil setan di dalam masyarakat manusia). Peran mereka adalah untuk bekerja bagi Lucifer dan bagi keuntungan kerajaannya ; mereka termasuk tukang tenung, dukun, tukang sihir dan sebagainya.
  10. Penonton-penonton setan yaitu orang-orang yang mempergunakan barang-barang dari para utusan setan untuk membuat hidup mereka berhasil secara materi dan fisik, tetapi tidak menaruh perhatian sedikitpun terhadap setan.

Jam-jam Kegiatan Maupun Istirahat Maksimum (Siang Dan Malam)

Walaupun Allah itu Maha Tahu, Maha Kuasa dan Maha Hadir, mengetahui segala sesuatu, sangat berkuasa dan berada dimana saja pada saat yang bersamaan ; tetap saja baik siang maupun malam, terdapat jam-jam kepenuhan hadiratNya dan kegiatan para malaikatNya di atas bumi yang begitu kuat sehingga setan dan agen-agennya harus menyembunyikan diri. Mereka hanya dapat memimpin manusia melalui kedagingannya. Lucifer dan pemerintahannyapun memiliki jam-jam dimana mereka melakukan kegiatan yang besar dan kehadiran mereka menjadi sangat nyata di bumi. Menurut pelajaran yang kuterima dari Lucifer dan pengalamanku sendiri dalam kerajaan itu, berikut merupakan ringkasan jadual kegiatan dunia roh yang terjadi di bumi.

Waktu Kegiatan di bumi

  • 00.00-01.30 Kehadiran Lucifer
  • 01.35-04.30 Kepenuhan hadirat Allah, Roh Kudus dan malikat- malaikatNya.
  • 04.30-05.30 Kehadiran roh-roh jahat ; para tukang sihir kembali ke rumah masing-masing.
  • 05.30-06.30 Waktu netral
  • 06.30-08.00 Kepenuhan kehadiran para malaikat Allah
  • 09.00-10.00 Kepenuhan hadirat Roh Kudus
  • 11.30-13.00 Kehadiran iblis dan malaikat-malaikatnya
  • 14.00-16.00 Kepenuhan hadirat Allah, Roh Kudus dan para malaikat Allah
  • 17.00-20.00 Kehadiran kejahatan yang membawa penyakit, kesialan, kutuk, kegiatan tukang sihir secara kuat
  • 20.00-21.00 Waktu netral
  • 22.00-00.00 Waktu kegelapan yang kuat dari kuasa-kuasa jahat

Jam-jam yang tidak disebutkan di atas merupakan jam-jam netral atau masa transisi. Untuk dapat menjerat banyak orang bagi setan, maka para utusannya mempergunakan berbagai macam taktik. Bagi orang-orang yang mencintai dunia, maka utusan-utusan tersebut akan menarik mereka dengan keberhasilan, kemakmuran, kesembuhan, kuasa, uang, wanita atau pria dunia. Dan bagi orang-orang yang mengasihi Allah, para utusan itu menarik mereka masuk ke dalam gereja dan aliran pemujaan setan yang memakai Alkitab dan nama Allah secara salah. Bahkan, aku biasanya melayani komuni kudus dengan salah seorang imam Katolik. Beberapa utusan iblis memiliki rumah-rumah magis dimana mereka menjual benda-benda magis bagi orang-orang yang ingin memiliki kuasa untuk dapat melakukan mukjizat-mukjizat yang menonjol seperti kesembuhan, ramalan masa depan atau kemakmuran. Aku melihat banyak penginjil yang mencari ketenaran dan popularitas di hadapan manusia dan yang lebih mencari hal-hal materi daripada Tuhan sendiri. Mereka menekankan mukjizat, akan tetapi hidup dalam dosa. Beberapa di antara para penginjil yang seperti itu menjalin hubungan dengan rumah-rumah magis seperti “la Maison Canadienne” (Canadian House).Mereka yang berada di bawah pelayanan orang-orang yang seperti itu telah ditipu dan kehidupan rohaniah mereka berada di dalam bahaya. Bila mereka menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi mereka, mereka tetap bergumul untuk hidup sebagai orang Kristen yang berkemenangan atas dosa. Mereka selalu goncang dan sangat kedagingan.

Pemahaman Alkitab Iblis

Aku berada bersama dengan 140 murid yang lain dari seluruh penjuru dunia untuk menghadiri sekolah Alkitab iblis. Ada yang datang dari India, ada yang dari Amerika, Jepang dan lainnya, yang dikirim dari berbagai aliran pemujaan dan agama yang berbeda-beda. Iblis mulai mengajarkan Alkitab kepada kami agar kami tahu caranya melemahkan anak-anak Allah dengan menyesatkan mereka melalui pemutarbalikan Firman Allah. Iblis mengajarkan kami bagaimana membaca Alkitab dengan terbalik. Jadi kami semua membaca Alkitab bukan karena kami ingin menerapkannya di dalam kehidupan kami, akan tetapi untuk mengetahui caranya menyesatkan anak-anak Allah menuju dosa dan kemudian menguasai mereka melalui roh-roh jahat. Setan membuka dan membaca Bil 21:4-9 dan mengatakan bahwa disini Israel tidak sabar dan mulai menggerutu. “Kalian harus mencobai kesabaran anak-anak Allah dan membawa mereka kepada dosa. Dan bila mereka berdosa, maka tudung Allah dengan sendirinya undur dari mereka. Inilah saatnya kesempatan kalian untuk menguasai dan menghalangi kemenangan mereka.”

Lalu Lucifer menambahkan lagi, “Bukti bahwa Allah mengirimkan ular untuk memagut orang-orang Israel berati bahwa Ia memberi kuasa kepada kita (roh jahat, iblis dan agennya) untuk mencelakakan setiap anak Allah bila ia berdosa. Usaha kita adalah untuk mencegah setiap anak Allah agar tidak memusatkan pandangannya pada Yesus. Bila kita tidak menghalanginya, maka pasti ia akan beroleh kemenangan dan akan sulit bagi kita untuk mencelakakannya.”

Pasal yang lain adalah Luk. 14:25-27. Iblis berkata bahwa kami harus mengikuti dan menyerang orang-orang yang sangat posesif (mempunyai rasa memiliki yang sangat kuat), karena hal itu bukanlah cara Allah. Setelah pelajaran-pelajaran tersebut, maka iblis mengutus kami untuk mempraktekkannya di atas bumi. Aku ditugaskan pada gereja no. 34 di Zaire.

Membuka Pintu Bagi Roh-roh Jahat

Tidak seorangpun yang dapat dikuasai oleh roh-roh jahat bila ia sendiri tidak membuka pintu bagi roh-roh tersebut. Itulah sebabnya Alkitab berkata untuk tidak memberikan kesempatan kepada iblis. (Efesus 4:27-28).

.

Iblis mengajar kami caranya agar seseorang membuka hidupnya bagi kami. Kami segera menyadari bahwa bila kami berkata-kata jelek kepada seseorang, maka amarahnya memungkinkan kami untuk menguasai pikirannya, terutama bagian daripada pikiran yang berisi pengendalian diri. Bila seseorang mendengar sesuatu dan memberikan tanggapan dengan marah, maka seketika itu juga ia sudah dapat dikuasai. Roh-roh yang menguasai itu duduk di atas roh-roh yang sudah dimilikinya, sehingga korban tidak sanggup mengendalikan dirinya. Pikirannya terhalang untuk sementara waktu. Roh-roh itu masuk apabila seseorang sedang bertengkar (ams. 17:14). Itulah sebabnya Alkitab berkata bahwa kita harus melawan iblis (bila ia mencobai kita) dan ia akan lari (Yak. 4:7). Bila anda seorang yang suka bertengkar, maka anda mengundang roh-roh untuk masuk dan menyiksa serta mengendalikan hidup anda.

Membawa Roh-roh Orang Mati Ke Bumi

Sebelum memulai pekerjaanku, aku berada di neraka selama 3 bulan untuk dapat lebih mengenali tempat itu dan aku membawa suatu misi khusus yaitu untuk mencari almarhum ayahku. Aku menjalani setiap jalan di neraka dengan kakiku dan melihat setiap tempat disitu dengan mataku sendiri. Aku melihat ayahku dengan mataku sendiri, tinggal di dalam sebuah ruangan tanpa pintu, tanpa jendela dan kami dapat saling memandang, tetapi kami tidak pernah saling berkomunikasi. Semua nabi-nabi jahat yang telah mati tinggal disitu. Saudara yang kekasih, neraka itu sungguh-sungguh ada. Akan tetapi kematian dan kebangkitan Yesus telah mempersiapkan suatu jalan keluar bagi anda. Di ruangan ayahku tertulis “Alexander Max” (nama lengkapnya), nabi palsu.

Kami pergi ke neraka melalui pekuburan dengan meninggalkan tubuh jasmani kami, sama seperti kami meninggalkan pakaian kami. Dalam dunia roh (neraka) kami mengambil roh-roh orang yang mati antara usia 18 sampai 50, karena mereka mati dengan masih memiliki nafsu kedagingan yang belum terpenuhi. Bila mereka masuk dan menguasai seseorang manusia, maka orang tersebut akan bekerja keras untuk memenuhi keinginan hawa nafsu roh-roh itu. Kemudian roh-roh jahat itu akan memakai tubuh orang tersebut untuk menikmati kesenangan hawa nafsu kedagingan mereka. Setan menugaskan setiap dari kami, murid-muridnya untuk setiap hari masuk nereka dan mengambil 5000 (lima ribu) roh-roh jahat untuk tujuan-tujuan seperti antara lain perzinahan, percabulan, mabuk-mabukan, dusta dan proyek-proyek multi (dimana orang biasanya merencanakan untuk mengerjakan proyek-proyek yang sering gagal). Aku teringat apa yang terjadi pada awal-awal tugasku menghadapi orang-orang Kristen. Diperlengkapi dengan radar, aku mengawasi orang-orang yang berlalu-lalang di suatu jalanan tertentu di Zaire dan aku terheran-heran karena hanya menemukan satu gadis cantik yang mengenakan pakaian. Yang lain semuanya telanjang. Langsung saja aku ingin menguasainya, akan tetapi tampaknya tidak ada kesempatan. Aku berjalan di belakangnya. Tidak ada cara apapun. Padahal iblis terus mendesakku untuk menyusul dan menguasai gadis itu. Sebagai perkenalan, aku menyapanya, “Hallo …” Ia tersenyum menghindar dan mengacuhkan diriku, mengangkat bahu sambil berjalan dengan rasa jijik. Aku sadar bahwa ia menganggap diriku buruk rupa (tidak setampan seperti sekarang, Yesus menjadikanku tampan) dan aku memutuskan untuk membuat gara-gara dengan mengatakan sesuatu agar ia jengkel. Setelah ia jengkel, maka aku mulai memakinya, “Kau seorang pelacur,” kataku sambil berhadap-hadapan dengannya di dalam ketegangan. “Apa kau kira kau cantik ? Kuberitahu kau, kau jelek. Istriku jauh lebih cantik darimu.” Gadis itu menjadi sangat marah kepadaku. Begitu ia meledak di dalam kemarahan, langsung aku melemparkan roh-roh pelacuran ke arahnya. Kemudian aku mengawasinya lagi setelah kemarahannya dan melihat bahwa ia sekarang telanjang bulat. Aku telah berhasil menguasainya dengan roh-roh pelacuran. Tidak perlu menunggu lama sebelum ia murtad total dan menjadi seorang pelacur di jalanan. Di akhirnya ia melakukan beberapa pengguguran kandungan pada tahun-tahun setelah kejadian tersebut.

Aku bekerja keras untuk menyebabkan terjadinya kecelakaan-kecelakaan, agar dapat memperoleh darah orang-orang untuk mengisi botolku ; sambil membeli waktuku untuk melatih murid-murid bagi Lucifer yang nantinya juga akan mati dan masuk neraka bersama-sama denganku. Aku juga membutuhkan waktu untuk tetap hidup dahulu, karena istriku sedang menantikan kelahiran anak pertamaku. Ingat, iblis memberiku 8 tahun untuk hidup. Aku dijadualkan mati di tahun 1987 ! Aku tidak ingin mati sebelum melihat anakku. Iblis akhirnya setuju untuk memberiku tambahan 3 bulan lagi untuk hidup, tetapi selama waktu itu aku harus memberinya darah manusia. Iblis juga terus menerus mengingatkan bahwa aku hanya memiliki beberapa bulan lagi, dengan cara mengilaskan di depanku sebuah peti mati dan salib, setiap aku sedang bekerja. Ketika aku protes dan bertanya mengapa ia memperlakukan diriku seperti itu, ia menjawab bahwa ia tidak ingin agar aku melupakan kematianku yang sudah di ambang pintu itu. “Juga agar kau siap menghadapinya,” katanya. Iblis membangun ketegangan dan ketakutan di dalam diriku sedemikian rupa saat hari-hariku semakin mendekat, sehingga aku terkena sakit lambung.

Aku ingin menambahkan bahwa iblis tidak dapat memberikan murid-muridnya waktu untuk hidup di atas usia 25 tahun. Setiap mereka yang ikut di dalam sekolah latihan khususnya, harus berusaha dengan segala macam cara, setelah ia lulus, untuk memuridkan 4 orang yang lain dan ke 4 orang tersebut kemudian akan memuridkan lagi 4 set bagi tiap-tiap mereka dan mengajar mereka. Setiap orang harus meneruskan mata rantai pemuridan tersebut. Dan bila 25 tahun sudah habis bagi setiap set murid Lucifer, maka mereka harus mati bersama orang-orang lain di dalam segala bentuk dan macam kecelakaan. Ingat akan banyaknya kecelakaan udara yang terjadi dalam tahun 1987. Sebagian besar yang lulus bersama-sama dengankulah yang mengakibatkannya. Akan tetapi bila tubuh orang-orang awam dapat ditemukan, maka tubuh para pengikut iblis tidak dapat ditemukan ; kalau tidak lenyap, maka mereka akan terbakar sampai tidak dapat dikenali lagi. Salah satu kejadian tersebut melibatkan sebuah pesawat udara yang menuju AS (di tahun 1987), yang meledak di dalam api yang menyala-nyala ketika berada di udara dan semua penumpangnya mati. Saat aku menulis kisah ini, aku yakin sekali bahwa ke 140 anggota yang lulus bersama denganku dari sekolah khusus Lucifer semuanya telah mati.

Lucifer mengajar kami cara menggunakan radar khusus di telapak tangan kami untuk dapat membaca hidup orang. Dengan membentangkan jari-jari kami di depan wajah sambil menutup mata, maka kami dapat melihat dan mengetahui siapakah dia. Mereka yang sungguh-sungguh telah diselamatkan, tertutup oleh pakaian mereka, tetapi mereka yang belum diselamatkan kelihatan telanjang bulat.

“Dengar anak-anakku,” kata Lucifer. “Di dunia terdapat tiga jenis manusia. Yang nampak mengenakan pakaian, berarti memiliki Roh Kudus dan merupakan milik Yesus. Merekalah sasaran utama kita. Tidaklah mudah untuk menguasai mereka. Kita tidak boleh memandang mata orang-orang Kristen yang seperti itu, akan tetapi kita harus mencoba dan mengusai mereka dengan tiba-tiba dari belakang. Kemudian, ada lagi mereka yang telanjang bulat. Kalian tidak akan menemui kesulitan di dalam menguasai mereka, karena mereka sudah telanjang dan kehidupan mereka terbuka terhadap apa saja. Mereka mengenakan pakaian dan pergi ke gereja, tetapi karena mereka tidak dikuduskan, maka mereka tampak telanjang bulat. Mereka juga tidak memegang suatu peranan yang khusus di gereja. Terakhir, adalah mereka yang belum diselamatkan.” Setan menganggap orang-orang yang belum diselamatkan itu sebagai miliknya sendiri dan tidak memusingkan mereka. Di dalam kelompok ini sendiri, terdapat tiga jenis manusia yang mengemban berbagai tujuan di dalam pemerintahan setan ; yaitu utusan, penonton dan murid. Yang pertama adalah mereka yang mutlak merupakan milik setan dan sudah diutus untuk menjalankan rencananya terhadap orang-orang dan berbagai gereja. Kemudian, mereka yang merupakan penonton, tetapi tetap aktif. Mereka secara tidak langsung bekerja bagi setan untuk memperolah kekayaan dan kedudukan dan bersedia memberikan nyawa dan darah mereka sebagai gantinya. Akan tetapi, kelompok ini tidak menaruh perhatian terhadap setan dan bahkan tidak berminat untuk terus mengikutinya, selain memanfaatkannya bagi keuntungan mereka pribadi.

Terakhir adalah para murid yang diajar dan dilatih terus menerus untuk menjalankan tugasnya di bumi. Aku termasuk salah satu di antara mereka. Aku bekerja keras bagi setan untuk menggoyahkan gereja Yesus Kristus menurut strategi terinci yang ketat, yaitu untuk menghancurkan kasih orang Kristen bagi sesama mereka. Bila hal ini berhasil, maka gereja tidak akan berdiri lagi. Kami harus menguasai orang, misalnya dengan membuatnya menjadi marah, agar ia membuka jiwanya sehingga kami dapat memasukkan roh-roh jahat ke dalamnya. Setiap orang yang tampaknya mengenakan pakaian adalah sasaran kami. Bila kami melihat mereka, maka kami akan menunggu smpai mereka mengeluarkan kata-kata. Kami tidak mempunyai kemampuan untuk menguasai orang yang berbicara dengan hati-hati dan tetap sadar diri. Amarah dan kata-kata ceroboh merupakan pintu masuk kami yang terutama. Kami memanfaatkan roh-roh hawa nafsu, keterikatan akan alkohol dan rokok atas diri orang-orang, terutama di bar-bar, dimana mereka minum dan berbicara dengan bebas. Kami secara langsung mema-sukkan roh-roh itu ke dalam gelas-gelas di rak gelas dan pada saat pengunjung saling bercakap dan minum dari gelas-gelas itu, maka dengan sendirinya roh-roh itupun menguasai mereka.

Inilah pekerjaanku saat aku berjumpa dengan Kristus. Aku merupakan tawanan musuh yang tidak berdaya dan bila aku mgningat saat-saat dimana aku dilepaskan, maka aku sungguh-sungguh bersyukur kepada Allah yang mengutus seorang Kristen yang bernama Mutombu dan istrinya untuk dapat menolong dan melepaskan aku dari cengkeraman iblis. Pada saat mereka berjumpa denganku, aku sedang hanyut dengan tanpa daya ke arah kebinasaan. Aku tidak dapat menolong melepaskan diriku sendiri.

Setelah kelepasanku, dengan sukacita aku belajar bahwa iblis sesungguhnya tidak dapat membaca pikiran kita, dia tidak maha tahu, tidak maha hadir atau maha kuasa seperti Allah. Di dalam bab yang lain, aku akan menceritakan kisah kelepasanku secara lengkap. Sebelum aku berjumpa dengan pendeta Kaniaki yang menerima dan memelihara diriku dengan hati seorang gembala, aku berada dalam keadaan yang amat parah, diserang iblis dari kiri dan kanan dan amat sangat membutuhkan pengajaran-pengajaran untuk dapat bertumbuh. Dan di atas segalanya, aku membutuhkan bantuan untuk kembali ke desaku dan menghancurkan pohon yang merupakan lambang keberadaanku dan menyelamatkan seluruh keluargaku dari cengkeraman musuh. Aku ingin memutuskan semua hubungan dengan masa lalu keluargaku.

Aku tahu Yesus sanggup. Aku juga mewarisi peti yang berisi kekuatan magis, sihir dan tenung keluargaku. Akulah satu-satunya anggota dari kaumku yang memiliki warisan yang begitu mengerikan. Aku ingin agar setiap orang dalam keluargaku mengetahui bahwa kami selama ini hidup di bawah kuasa dan ilusi musuh. Aku sadar betapa banyaknya kami telah ditupu dan aku tahu pasti bahwa Lucifer tidak bersahabat dengan siapapun. Aku membutuhkan pengarahan untuk lebih mengenal Yesus dan hari itu tiba ketika aku bertemu dengan pendeta gembalaku.

Kuasa Lidah

“Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa yang suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” (Amsal 18:21).

.
Saudara yang dikasihi Tuhan, hati-hatilah terhadap kemarahan dan kata-kata ceroboh yang sia-sia. Bila seseorang marahlah, maka roh-roh jahat dengan mudah memasukinya. Bila anda suka berbicara dengan ceroboh, maka anda seperti menandatangani hidup anda dan hidup orang-orang lain di hadapan setan. Apa saja yang anda ucapkan akan dipungut dan dipakai untuk melawan diri anda sendiri. Sekalipun agen-agen iblis tidak berada di dekat anda, akan tetapi roh-roh jahat berada dimana-mana dan mereka akan memakai kata-kata anda itu untuk melakukan keinginan anda. Iblis mengawasi anda, siap untuk merekam kata-kata yang berisi kegagalan, kekalahan, kelemahan dan bahkan gosip, untuk kemudian menanamkan di dalam anda roh-roh yang akan mengakibatkan keadaan-keadaan yang tepat seperti kata-kata anda. Seorang ibu yang bila sedang jengkel mengatai anaknya “anjing”, tidak perlu merasa heran bila anaknya kemudian segera akan mengembangkan karakteristik seekor anjing. Dan suami-suami, hati-hatilah terhadap kata-kata yang secara begitu saja keluar dari dalam mulut anda bila sedang marah. Bila anda mengatai istri anda itu kambing, janganlah heran bila ia kemudian bertindak dengan bodoh. Jadi setiap kali anda mengatakan atau melakukan sesuatu yang salah, maka anda sedang menjual atau menghancurkan hidup anda sendiri. Begitu anda melakukannya, secepat itu pulalah anda kehilangan perlindungan Ilahi. Segeralah meminta ampun dan berseru akan darah Yesus.

Aku masuk bar dan pub untuk menempatkan roh-roh jahat di dalam gelas-gelas kosong. Dan bila sese-orang minum dari gelas tersebut, segeralah mereka dikuasai, sekalipun mereka hanya minum soda saja. Ada yang dikuasai roh amarah, yang lain roh kesombongan dan lain-lain. Dengan roh-roh jahat yang masih tersisa, maka aku akan mencari mereka yang belum menerima Kristus di dalam hidup mereka, tetapi yang juga tidak pergi ke tukang tenung atau dukun dan mencoba menguasai mereka dengan roh-roh jahat itu. Dan dengan roh-roh jahat yang lain yang masih tersisa, maka aku akan mencari mereka yang memakai benda-benda setan (tukang tenung, tikang sihir, dukun dan orang-orang yang pergi meminta pertolongan mereka) untuk menguasai mereka. Iblis tidak memberi kesempatan kepada mereka yang tidak memenuhi kewajibannya. Bekerja atau mati, itu saja. Pekerjaanku itu berat, tetapi aku harus melakukannya karena itulah hidupku. Tujuan daripada pekerjaan itu menurut perintah yang diberikan Lucifer, adalah agar setiap orang yang ada di dunia, dikuasai oleh roh-roh jahat sehingga mereka dipersiapkan bagi kerajaan iblis.

Beberapa Metode Untuk Menguasai Orang Dengan Roh-roh Jahat

Melalui Uang

Aku dapat menguasai seseorang dengan membubuhkan kuasa roh jahat atas uang tersebut melalui upacara magis sebelum memberikannya. Bila ia mengambilnya, maka ia akan dikuasai oleh roh jahat yang ada di balik uang tersebut. Metode itu tujuannya adalah untuk memperpendek hidup orang dan membawa kutuk ke atasnya.

Melalui Dusta

Bila dalam sebuah keluarga, suami dan istri hidup dengan baik tanpa ada gangguan, maka para pengikut setan biasanya akan memakai sanak keluarganya untuk menciptakan kesalahpahaman dan kekacauan diantara mereka melalui dusta dan gosip. Inilah yang akan membuka pintu bagi roh-roh jahat untuk masuk di dalam keluarga dan menyebabkan pertengkaran dan kesalahpahaman, perpisahan dan bahkan perceraian.

Yang digunakan adalah cerita atau kejadian di masa lampau, dengan membangkitkan ingatan korban akan kenangan-kenangan pahit yang menyebabkan sakit hati. Bila korban mendengar kembali hal-hal tersebut, maka ia akan menjadi marah atau sangat tertekan. Hal ini juga akan membuka pintu bagi roh-roh jahat tertentu untuk menguasai mereka kembali. Jalan keluarnya adalah dengan mengisi pikiran anda dengan Firman Allah dan menengking musuh di dalam nama Yesus. Yes. 26:3, “Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepadaMulah ia percaya.”

Melalui Nabi Palsu

Ada banyak orang yang pergi ke nereka atau kuburan untuk memanggil dan berbicara kepada roh-roh orang mati atau roh-roh nenek moyang. Diantaranya terdapat imam-imam gereja dan juga wakil-wakil dari berbagai aliran pemujaan. Mereka pergi kesitu untuk dapat mengetahui masa depan dan roh-roh itu kemudian mulai meramal dan menceritakan kepada mereka segala sesuatu mengenai keberhasilan mereka di dalam proyek-proyek masa depan yang akan dikerjakannya. Bila kemudian imam-imam atau nabi-nabi palsu ini kembali ke gereja dan aliran pemujaan masing-masing, maka mereka akan berkata bahwa Allah telah berbicara kepada mereka. Beberapa diantara para pengikut mereka mempercayai dusta tersebut yang sebenarnya tidak lain hanyalah rekayasa orang mati. Ini juga akan membuka pintu bagi roh-roh jahat untuk memenuhi rekayasa tersebut.

Melalui Doa Rosario Dan Salam Maria

Hal ini sangat lumrah dimana-mana, akan tetapi inilah pintu masuk yang tersamar, yang tidak tampak, bagi roh-roh jahat untuk masuk dan menyiksa hidup orang. Di langit, ada roh iblis yang bernama Rosa dan orang-orang atau aliran pemujaan yang mempergunakan rosario untuk berdoa, dipercayai memiliki hubungan dengan roh malaikat yang jatuh itu. Roh iblis lain yang bernama Maria Marguela tinggal di Samudera Pacific. Ia adalah ratu dari dunia di bawah samudera tersebut dan dialah yang berperan sebagai Bunda Maria. Ia sama sekali bukanlah ibu dari Tuhan kita Yesus. Bila ada yang berdoa melalui Maria, maka ia membuka hidupnya untuk dikendalikan roh jahat yang bernama Maria Marguela itu. Rosa menghuni atmosfir dunia roh yang berada di antara langit pertama dengan langit ketiga. Aku sangat sering berhubungan dengannya setelah “baptisan”ku. Rosa adalah satu sosok yang sangat berbahaya, seperti juga mereka yang lain. Untuk menghubunginya, aku mempergunakan nomor 9 dan 11 yang diberikan setan kepadaku. Itulah nomor-nomor yang kupergunakan untuk berhubungan dengannya sebelum aku diselamatkan.

Melalui Gereja Dan Aliran Pemujaan Yang Suam

Gereja yang suam yang tidak mempercayai perwujudan Roh Kudus merupakan sasaran empuk bagi serangan-serangan iblis. Ada diantaranya yang mengadakan hubungan dengan roh-roh orang mati. Hal ini ditunjukkan dengan cara pergi ke kuburan untuk berdoa dengan mempergunakan air yang dikatakan sebagai kudus, lilin, rempah-rempah serta menjalankan upacara-upacara yang tidak alkitabiah. Gereja seperti itu merupakan pintu masuk untuk dikuasai oleh roh-roh jahat. Ketika aku berhamba pada iblis, aku sering mengikuti kebaktian di gereja-gereja seperti itu. Aku merupakan anggota semua gereja-gereja itu, bukan karena aku membutuhkan Yesus, akan tetapi karena gereja-gereja tersebut merupakan lahan pembuangan bagi semua roh-roh jahat yang bermacam ragam yang dapat dibayangkan. Aku juga seringkali mengunjungi aliran-aliran pemujaan yang menyangkali keilahian Yesus Kristus. Biasanya, agen-agen iblis cenderung utnuk menyukai gereja-gereja seperti itu karena doktrin-doktrin palsu yang dipropagandakan disitu. Akibatnya, seringkali gereja-gereja seperti itu terlibat di dalam perselisihan, pertengkaran dan bentuk-bentuk perbuatan amoral lainnya yang bertentangan dengan Firman Allah.

Melalui Teknik Sebagai Malaikat Terang (II Kor. 11:13-15)

Di gereja dan persekutuan doa dimana orang percaya mengikuti pelajaran Alkitab dan memiliki Roh Kudus, maka agen-agen iblis akan mempergunakan teknik sebagai malaikat terang. Sebelum masuk untuk mengikuti kebaktian, maka seorang pengikut setan akan melepas dan memindahkan seluruh roh jahat yang dibawanya, untuk kemudian ditinggalkannya di luar, di atas pohon atau benda apa saja. Ia lalu masuk dan berpura-pura menjadi orang yang sangat bersungguh-sungguh dan kudus. Jadi bila seorang agen iblis meninggalkan roh-roh jahatnya di luar, itu berarti bahwa ia sedang mencoba mempelajari rahasia stabilitas gereja itu dan kemudian berusaha mencari prinsip alkitabiah yang sesuai serta cara yang tepat untuk mempergunakannya untuk menipu jemaat. Itulah metode yang kupergunakan dahulu di Zaire. Aku melihat bahwa orang-orang percaya di dalam gereja Assemblies of God (komunitas 34), sangat sepenuh hati berbakti melayani Allah. Sangatlah sulit bagi seorang pengikut iblis untuk menipu mereka. Mereka tidak minum bir atau anggur dan mereka bahkan tidak mau pergi ke disko. Jadi aku memutuskan untuk menjadi anggota gereja tersebut. Aku meninggalkan seluruh roh jahatku di luar di atas pohon. Aku masuk dan menjadi sangat giat dan sangat disiplin. Aku bahkan bergabung menjadi anggota paduan suara. Alasan mengapa aku meninggalkan roh-roh jahatku di luar ada dua :

  1. Bila jemaat mulai mengikat roh-roh jahat, maka roh-roh jahat milikku tetap akan menunggu di luar.
  2. Roh-roh jahat itu kadang-kadang memimpin aku melakukan hal yang aneh-aneh yang akan menarik perhatian orang lain, sehingga kemungkinan kedokku yang sesungguhnya akan terbongkar.

Aku menyanyi dengan indah dalam paduan suara disitu sehingga semua menyalamiku. Aku berusaha menunjukkan kerendahan hatiku agar mereka tidak pernah membayangkan siapakah aku yang sebenarnya. Tujuanku adalah untuk menunggu sampai aku menemukan celah untuk dapat memasukkan roh-roh jahatku di dalam jemaat.

Pada suatu hari, kesempatan itu tiba melalui seseorang yang bukan lain adalah gembala sidangnya sendiri, yang berkata, “Di dalam gerejaku, aku tidak suka apabila anggota-anggotaku menikah dengan anggota-anggota gereja lain.” Seketika itu juga aku melihat melalui radar iblisku, melihat adanya sebuah celah pada dinding gereja, karena bapak gembala berkata “di dalam gerejaku.” Kita tahu berdasarkan Firman Tuhan bahwa hanya ada satu gereja yang sejati dan itulah gereja Yesus Kristus yang tidak dapat dikalahkan oleh kuasa-kuasa jahat dari neraka. Yesus berkata kepada Petrus, “… di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan pintu alam maut tidak akan menguasainya.” Dengan mengatakan “gerejaku”, maka bapak gembala memberikan hak kepadaku untuk meruntuhkan gerejanya. Berarti itu bukanlah gereja Kristus akan tetapi gerejanya sendiri, dengan kata lain, gereja manusia. Jadi aku pergi keluar dan mengambil beberapa roh-roh jahat hawa nafsu, percabulan dan perzinahan dan langsung membawanya masuk ke dalam gereja. Tidak lama sesudah itu, beberapa diantara jemaat mulai melakukan dosa dan perzinahanlah yang lebih menonjol, terutama diantara anggota paduan suara. Setelah 5 bulan, beberapa wanita yang sangat tekun beribadah menjadi hamil. Bahkan ketua paduan suarapun melakukan perzinahan dan semua orang mengetahuinya karena kasus itu kemudian dibawa ke pengadilan. Suasana yang kacau balau itu membangkitkan rasa malu di antara jemaat sampai sedemikian rupa, sehingga bahkan gembala sidangpun memutuskan untuk mengundurkan diri dan kembali lagi ke sekolah Alkitab. Gereja hampir saja ditutup. Banyak orang telah pergi meninggalkannya. Tanggapan bapak gembalapun begitu penuh kedagingan menurut apa yang kusaksikan sebagai tidak bekerjanya karunia membedakan roh. Sebenarnya, ia dapat saja berdoa dan mencari pimpinan Allah mengenai apa yang sedang terjadi dalam alam roh dan bagaimana jalan keluarnya. Ia bahkan tidak menyadari bahwa dia sendirilah yang mebuka pintu bagi serangan atas seluruh gereja. Hal ini membutuhkan pertobatan pribadinya, maka kuasa Roh Kudus akan turun dan memurnikan gereja. Akan tetapi, ia tidak mengambil langkah tersebut, ia bahkan lari meninggalkan gereja dengan segala masalahnya. Karena sekarang aku berada di dalam Tuhan Yesus, maka aku dapat melihat dimana para gembala sidang gagal di hadapan Allah, yaitu karena kekurangan pengertian akan prinsip-prinsip alam rohaniah.

Aku pergi kembali menemui iblis untuk menceritakan apa yang telah kulakukan dalam gereja itu. Misiku telah tercapai dan aku pergi untuk menyelesaikan tugas yang lain lagi. Pelajaran yang dapat ditarik dari kejadian ini, kuduskan diri anda sebelum memulai kebaktian. Di dalam setiap gereja, orang yang memulai atau membuka kebaktian haruslah kudus rohaniahnya. Bila tidak, maka doa-doa akan dinaikkan dengan penuh kedagingan dan ketidakmurnian dan hal itu akan membuka pintu bagi serangan iblis terhadap anggota-anggota lain. Bila seseorang sedang mengalami masalah-masalah pribadi atau keluarga, iri, cemburu, benci atau pikiran-pikiran lain yang tidak murni, maka janganlah yang bersangkutan mengajukan diri untuk memimpin kebaktian atau persekutuan orang-orang percaya. Ia harus terlebih dahulu meminta pembasuhan dengan darah Yesus sebelum maju ke mimbar untuk memimpin.

Kotbah-kotbah yang berisi koreksi karena seseorang di gereja melakukan sesuatu kesalahan dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan atas jemaat, kecuali bila pengkotbahnya sendiri telah dikuduskan. Bila seorang pengkotbah menuding kesalahan salah seorang anggota jemaatnya, maka orang tersebut beserta semua mereka yang mendengarkan “kotbah” itu berada dalam keadaan rawan serangan roh-roh jahat. Hal ini disebabkan oleh karena pikiran pengkotbah sendiri belum murni, akan tetapi tetap menuding kesalahan orang lain. Kurangnya kebenaran di dalam dirinya akan mencemarkan semua mereka yang mendengarnya. Bila seorang pengkotbah sedang menyampaikan kotbah, maka pikirannya haruslah bebas dari segala prasangka dan kriktik. Ia harus melakukan segala sesuatu di dalam kasih.

Ada kalanya kami dapat masuk sebuah gereja untuk mencuri Firman Allah. Kami akan menempatkan roh-roh di depan, di tengah dan di belakang gereja untuk merampas Firman dan kemudian melemparkannya keluar. Roh-roh yang di depan akan melemparkan kepada mereka yang di tengah, yang di tengah selanjutnya melemparkannya kepada mereka yang di belakang dan tugas mereka yang di belakang adalah untuk melemparkannya keluar gereja. Hal ini akan menyebabkan jemaat kehilangan perhatiannya. Mereka tahu bahwa kebaktian berjalan dengan baik, tetapi bila anda menanyakan apa yang telah mereka dengar, maka mereka tidak akan ingat apapun juga. Jadi, sebenarnyalah yang terbaik bagi setiap gereja adalah untuk mengawali kebaktian dengan doa terlebih dahulu dan mengikat segala kuasa-kuasa kegelapan sebelum kotbah disampaikan.

Penting sekali agar kita berhati-hati mengenai gelar-gelar gerejani, karena hal itupun rawan. Gelar-gelar itu berguna di dalam organisasi gereja, akan tetapi orang tidak boleh diperbudak olehnya dan mengabaikan pekerjaan dan pimpinan Roh Kudus di dalam segala urusan gereja. Gelar dapat melemahkan pekerjaan Allah apabila orang tidak lagi dipimpin oleh Roh Allah, tetapi dipimpin oleh gelarnya.

Wanita-wanita pengikut iblis terutama dimanfaatkan untuk menipu orang-orang yang menjalani hidup yang penuh kedagingan. Pengikut iblis yang berada di gereja dapat merupakan wanita-wanita terhormat yang terlatih sekali di dalam kekuatan tenung, magis dan sihir. Wanita-wanita seperti itu berbaur di antara jemaat dan tujuan mereka adalah untuk menipu orang-orang yang setia di gereja, terutama para hamba Tuhan. Mereka akan menjerat jemaat untuk masuk ke dalam percabulan, perzinahan, urusan-urusan magis dan sihir dan sebagainya. Ada banyak gereja yang dihancurkan oleh karena tragedi-tragedi seperti itu.

Wanita-wanita yang disebutkan di atas, dipersiapkan sedemikian rupa sehingga mereka menyimpan roh-roh hawa nafsu kedagingan di dalam mata mereka, perkataan mereka, payudara mereka, pinggul mereka dan bahkan kaki mereka. Bila seorang pria yang penuh dengan kedagingan dan hidup dalam dosa memandang kepada wanita itu, terutama bagian-bagian tubuh yang menyimpan roh-roh jahat itu, maka roh-roh itu akan melompat ke arah pria tersebut dan menyebabkan ia tertarik dengan sangat kuat kepada wanita itu. Dan pada waktu itu bila pikirannya telah dikuasai secara total, maka pria tersebut akan takluk, sehingga wanita itu dapat mengarahkannya sekehendak hatinya.

Transportasi Ke Neraka

Setelah itu menghacurkan gereja sebagaimana yang ditugaskan, maka aku tidak perlu lagi berlama-lama berada disitu dan aku terus saja melanjutkan petualanganku diantara dunia dan neraka. Ingat, aku telah memberitahukan beberapa cara untuk memasuki dunia kedua :

  1. Tanpa tubuh jasmani. Disini orang harus meninggalkan tubuhnya dengan membuka bagian dahinya. Ini merupakan cara yang kupergunakan bila aku pergi untuk membawa roh-roh jahat dari neraka ke bumi.
  2. Dengan tubuh jasmani. Disini terdapat beberapa metode : dengan doa-doa dan mantera-mantera untuk mengubah dunia kami menjadi dunia kedua. Inilah metode Kazadi ketika ia membawaku dimana aku kemudian membuat perjanjian dengan Lucifer.
  • Masuk lewat kubur. Inilah cara yang kupakai saat aku mengadakan perjalanan selama 3 bulan ke neraka untuk menjumpai ayahku.
  • Masuk daerah pekuburan dan mengucapkan doa-doa. Orang-orang yang sudah mati dapat bangkit kembali dan mulai berbicara kepada kami. Metode ini sering digunakan oleh beberapa gereja dan orang-orang yang berhubungan dengan roh-roh.
  • Masuk melalui air (sungai, laut dan sebagainya). Inilah metode yang dipakai ayahku ketika ia memperkenalkan aku kepada dunia di bawah air.

Aku mulai berkunjung ke nereka bersama kawan-kawanku. Kami menemukan diri kami berada di pelabuhan. Di depan, kami melihat seperti sungai atau danau yang tidak berakhir. Nereka berada di seberang sungai atau danau tersebut. Pelabuhan itu merupakan terminal bagi segala transportasi menuju neraka ; kereta api, pesawat terbang, mobil dan bus, semuanya menurunkan penumpangnya disana. Dari situ, mereka harus masuk ke dalam kapal ferry yang sangat berkilauan, yang datang untuk mengangkut penumpang dan membawanya ke seberang sungai atau danau itu, dimana terdapat neraka. Kami akan menunggu kapal ferry itu untuk mengangkut kami. Di tempat itu, banyak sekali orang yang antri bersama kami untuk menuju neraka.

Tidaklah mudah untuk masuk ke dalam kapal, terutama bagi mereka yang membawa banyak bagasi. Aku bertemu dengan seorang wanita yang kuketahui mati di daerah sekitar perumahan kami sembilan tahun yang lalu (1974). Aku bertemu dengannya pada tahun 1983. Ia belum juga berhasil menyeberangi sungai itu menuju neraka karena bagasinya terlalu berlebihan. Setiap kopor yang dibawanya bertuliskan nama di atasnya. Nama-nama itu adalah nama dosa-dosa yang diperbuatnya semasa hidupnya di bumi, antara lain : perzinahan, dusta, mabuk-mabukan, kebencian, pelecehan dan kesombongan. Panjang dan berat setiap kopor tergantung dari derajat keterlibatannya di dalam masing-masing dosa tersebut.

Kapal ferry yang berkilauan itu memiliki pintu pada kedua sisinya. Pada setiap sisi, berdiri seorang yang bertubuh besar dan mengenakan pakaian yang rapi, yang sama sekali tidak mengeluarkan suara. Semua orang sedang antri, karena masuk ke kapal harus tertib. Wanita itu mulai mengangkat kopornya satu demi satu, memasukkannya ke dalam kapal untuk kemudian keluar lagi mengangkat yang lain. Ketika kapal mulai bergerak, ia belum juga selesai dengan seluruh bagasinya. Jadi ia tidak dapat naik lagi ke dalam kapal. Kopor-kopor yang berhasil dimasukkannya ke dalam kapal, dilemparkan lagi keluar, jadi ia harus kembali menunggu kedatangan kapal berikutnya.

Setelah beberapa menit, kami sampai di seberang dan mulai keluar satu demi satu dengan tertib, tanpa mengeluarkan suara, tidak seorangpun yang diijinkan berbicara. Kami mulai melangkah dan kami melihat dua jalan ; yang satu ke kiri, yang lain ke kanan. Di perbatasan antara kedua jalan itu kami melihat seseorang yang sangat besar yang bersinar bagaikan matahari. Tidaklah mungkin bagi kami untuk menatapnya. Orang itulah yang mengarahkan para penumpang ke jalan kiri atau ke jalan kanan.

Kami melihat banyak sekali orang yang berjalan ke kiri dan hanya sedikit sekali yang berjalan ke kanan. Mereka yang berjalan ke kiri membawa bagasi, tetapi mereka yang ke kanan berjalan dengan tangan kosong. Kedua kawanku dan aku mulai mendekati orang yang sangat besar itu. Ketika kami sampai di tempat mana ia berdiri, ia begitu bercahaya sehingga kami menemukan diri kami sendiri tampak telanjang dan karenanya, bagaikan kilat kami mengambil jalan ke kiri. Kami bertanya-tanya manusia apakah ia gerangan. Kami tidak tahu apa yang terdapat pada ujung kanan dan apa yang akan terjadi dengan mereka yang melalui jalan tersebut. Sampai saat sekarangpun hal itu masih merupakan misteri bagiku. Mungkin saja itu adalah kota umat Allah, karena pasti orang yang sangat besar yang berdiri di perbatasan itu adalah malaikat Allah. Sesungguhnya, orang-orang yang diijinkan masuk ke jalan kanan itu mendekatinya dan mereka tampak sangat berbahagia, siap untuk memeluknya dengan seluruh perasaan sukacita di hati mereka. Mereka tidak tampak telanjang. Mereka berpakaian. Orang yang sangat besar itu bersinar dengan cahaya yang gemerlapan yang tidak dapat dibandingkan dengan apapun juga yang kulihat di bumi.

Jalan Yang Sempit Dan Yang Lebar

Baru setelah keselamatankulah aku dapat menengok ke belakang dengan pengertian akan makna rohani pengalamanku itu. Kita harus ingat akan apa yang dikatakan oleh Alkitab, yaitu bahwa ada dua jalan, yang sempit dan yang lebar. Yang lebar menuju kebinasaan (hukuman atau neraka) dan yang sempit menuju kehidupan kekal (Firdaus) (Mat. 7:13-14). Mereka yang berjalan di jalan yang lebar itu banyak, tetapi mereka yang berjalan di jalan yang sempit itu sedikit. Bahwa mereka yang berjalan di jalan yang sempit itu dalam keadaan berpakaian dan bersukacita, itu adalah karena perbuatan-perbuatan baik mereka semasa hidup di dunia (Wah. 19:8) dan juga karena keadaan daripada Kerajaan yang akan mereka masuki (Rm. 14:17). Kami mengikuti jalan ke kiri dan tiba-tiba melihat kerumunan orang seperti dalam sebuah ruang tunggu. Keadaannya penuh sesak. Karena aku mengenakan ikat pinggang sihir yang dahulu dipakai ayahku untuk menghajar orang-orang di dunia sihir, maka akupun memakainya untuk mengayun-ayunkan pukulan agar memaksa mereka memberikan jalan kepada kami. Keadaannya kacau balau. Orang-orang saling dorong satu dengan yang lain membawa seluruh bagasi mereka.

Kami juga melihat di ujung satunya, seseorang yang menginterogasi orang-orang yang akan masuk ; tampaknya seperti suatu tempat penghakiman di neraka. Orang itu sangat besar dan berwajah amat buruk, sehingga orang tidak akan tahan memandangnya. Ia adalah seseorang yang sangat kasar dan keras. Ia hanya menghakimi dua orang dalam satu minggu. Dari Senin sampai Rabu satu orang, dari Kamis sampai Sabtu satu orang lagi. Pada hari Minggu ia beristirahat. Tujuan penghakiman tersebut adalah untuk menanyakan kepada orang yang sudah mati itu mengapa ia diarahkan ke neraka. Setiap orang harus menjawab sendiri. Tidak seorangpun yang dapat menanggung beban orang lain.

Jadi orang yang bersangkutan dipaksa untuk berbicara sendiri setelah ia mengetahui alasan apa yang membawanya ke neraka. Pemeriksaan seperti itu merupakan kejadian yang sangat tidak menyenangkan. Orang-orang harus mengalami perlakuan-perlakuan yang keras sekali. Alasannya adalah karena dosa-dosa yang dilakukan orang-orang itu semasa hidupnya dan buktinya yaitu bagasi yang mengikuti mereka kemanapun mereka pergi. Dosa-dosa atau bagasi seseorang akan membantu hakim untuk menentukan di bagian neraka yang mana ia akan ditempatkan (aku merasa setidaknya sampai dengan hari penghakiman nanti).

Firman Allah berbicara mengenai penghakiman yang terjadi segera setelah seseorang mati (Ibr. 9:27). Pertama-tama, ia akan sampai di persimpangan antara dua jalan. Orang yang sangat besar (malaikat Allah) akan menghakiminya untuk menentukan apakah ia diarahkan ke kanan atau ke kiri. Bila ia diarahkan ke kiri, maka ia akan menghadap penghakiman yang lain lagi untuk menentukan di bagian neraka yang mana ia akan ditempatkan. Biarlah kita bersiap untuk bertemu dengan Tuhan (Amos 4:12).

Navigasi : Ke Menu Utama
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, – Matius 28:19

%d blogger menyukai ini: