The Jesuit in Council of Trent

Katolik Kontra Reformasi – Dewan Trent dan Ordo Jesuit

(The Catholic Counter Reformation – The Council of Trent and the Jesuit Order). Disini kita tidak membahas isi Konsili Trent.

Pada tahun 1545, Gereja Katolik mengadakan salah satu dewan yang paling terkenal dalam sejarah. Ini berlangsung utara Roma di sebuah kota yang bernama Trent. Dewan Trent (Konsili Trent) terus berlangsung selama tiga sesi dan berakhir tahun 1563. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk merencanakan serangan balik terhadap Martin Luther dan Protestan. Dengan demikian, Konsili Trent menjadi pusat gerakan Roma dalam urusan menghadang gerakan reformasi (gerakan Kontra Reformasi).

Sebelas tahun sebelumnya, pada tanggal 15 Agustus 1534, Ignatius Loyola mendirikan sebuah tatanan ‘rahasia’ Katolik yang disebut Serikat Yesus, juga dikenal sebagai The Jesuit (Serikat Yesus).

Para Pendeta Jesuit telah memiliki sejarah gelap dalam urusan intrik dan penghasutan. Itulah mengapa mereka diusir dari Portugal (1759), Perancis (1764), Spanyol (1767), Naples (1767), dan Rusia (1820) dan negara-negara koloni mereka. Sumber : [1]. wikipedia, [2]. Buku “Across Centuries: Nostradamus, Apocalypse, Destiny and the Great Millennium” Oleh McClaine Lee. Link : Across Centuries hal 181, 182, 183, [3]. Buku “The Encyclopedia of Christianity: J-O”  Oleh Erwin Fahlbusch. Link : The Encyclopedia of Christianity hal 182, 183

Pendeta Jesuit dikenal sepanjang sejarah sebagai lengan politik yang paling jahat dari Gereja Katolik Roma. (Jesuit priests have been known throughout history as the most wicked political arm of the Roman Catholic Church – Robert Caringola, Seventy Weeks: The Historical Alternative (Abundant Life Ministries Reformed Press, 1991): 31).

Sampai saat ini, metode utama serangan yang dilancarkan oleh Roma sebagian besar secara frontal: terbuka seperti membakar Alkitab dan pengikut ajaran Alkitab. Namun peperangan ini hanya menegaskan didalam pikiran kaum Protestan mengenai suatu keyakinan bahwa paus Roma memang merupakan kekuatan Binatang yang telah / akan terus “berperang dengan orang-orang kudus” (Wahyu 13: 7). Oleh karena itu taktik baru dibutuhkan, sesuatu yang tidak terlihat jelas alias tersembunyi. Dan solusi itu ditemukan didalam Ordo Jesuit.

Pada Konsili Trent, Gereja Katolik memberi Jesuit tugas spesifik yaitu membawa Protestan kembali ke “Gereja Bunda” (Mother Church) Ini yang harus dilakukan tidak hanya melalui inkuisisi dan melalui penyiksaan, tetapi juga melalui teologi dan penipuan.

Sumber : amazingdiscoveries

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, – Matius 28:19

%d blogger menyukai ini: